Loading...

Pelaksanaan Panen Padi Sawah Keltan Mandiri

Pelaksanaan Panen Padi Sawah Keltan Mandiri
Kelompok tani Mandiri pada hari Rabu tanggal 2 Mei 2018 telah melaksanakan panen padi sawah. Sebelum dilakukan panen seluruhnya, dilakukan ubinan terlebih dahulu dengan cara diukur 2,5 m x 2,5 m dan dibuat 3 titik sampel secara horizontal. Setelah itu masing-masing hasil ukuran disabit dan digebot menggunakan tirai banting (jojodog karawang). Setelah gabah dirontokan lalu dilakukan pemisahan bulir gabah antara bulir gabah bernas dan bulir gabah hampa dengan cara menampi menggunakan penampi. Setelah masing-masing gabah yang sudah di tampi lalu dipisahkan dan di hitung beratnya. Setelah hasil ubinan diketahui dilakukan panen seluruhnya, panen dilakukan dengan cara disabit dan digebot seperti tadi, setelah itu juga dilakukan pemisahan bulir gabah antara bulir gabah bernas dan bulir gabah hampa dengan cara menampi menggunakan penampi. setelah itu di jemur sampai kering. Untuk mengukur kekeringan petani melakukannya dengan cara tradisional, yaitu dengan cara digigit, apabila digigit padi sudah keras artinya padi sudah kering. Setelah dijemur gabah dimasukan kedalam karung untuk diangkut ke rumah dan disimpan di gudang tempat penyimpanan gabah. Disusun Oleh : Pipit Fithriani, SP, PP BPP Cikijing / Taufik Hidayat, PP Dinas Pangan Kab. Majalengka