Loading...

PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PETERNAKAN DI KWT NIRWANA KAB. PPU

PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PETERNAKAN DI KWT NIRWANA KAB. PPU
Menindak lanjuti RTL (Rencana Tindak Lanjut) Pelatihan Pengolahan Hasil – Hasil Peternakan yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Sempaja, Samarinda pada tanggal 20 sampai dengan tanggal 26 April 2015, yang ditujukan bagi para penyuluh pertanian dari masing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur. Dirasa perlu diiplementasikan ilmu oleh penyuluh yang telah diterima selama mengikuti pelatihan, maka dipilihlah Kelompok Wanita Tani (KWT) NIRWANA sebagai salah satu kelompok yang menjadi lokasi Praktek Pengolahan Hasil-Hasil Peternakan. Dalam Praktik Pengolahan Hasil - Hasil Peternakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Nirwana di Desa Giripurwa Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, menghadirkan narasumber Penyuluh Petanian dari Kelompok Jabatan Fungsional Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnita A.Md dan PPL Desa Giripurwa, Solekhan yang keduanya merupakan Alumni Pelatihan Pengolahan Hasil-Hasil Peternakan yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Sempaja, Samarinda. Dipilihnya Kelompok Wanita Tani (KWT) NIRWANA Sebagai lokasi Praktik Pengolahan Hasil - Hasil Peternakan Karena secara Potensi wilayah di Desa Giripurwa Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara terdapat banyak Peternak Ayam. Praktek Pengolahan Hasil-Hasil Peternakan yang di laksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Nirwana kali ini berupa Pengolahan Nugget Ayam, Pengolahan Sosis Ayam, Pengolahan Telur Asin dan Pegolahan Pepes Telur Asin. Kegiatan Pelatihan Pengolahan Hasil – Hasil Peternakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) NIRWANA dikuti seluruh jumlah anggota sebanyak 15 orang anggota KWT Nirwana. Sebelum Pelaksanaan Kegiatan Praktik Pengolahan Hasil – Hasil Peternakan di laksanakan evaluasi awal bagi peserta, dari hasil evaluasi awal sekitar 95 persen peserta tidak mengetahui cara praktik materi Pengolahan Hasil-Hasil Peternakan yang diberikan. Kemudian setelah dilaksanakan praktek dan penyampaian materi oleh narasumber hasil evaluasi akhir 100 persen peserta sudah mengetahui cara pembuatan dari materi Pengolahan Hasil-Hasil Peternakan yang telah disampaikan. PenulisArnita, A.Md Penyuluh Pertanian KabupatenKelompok Jabatan FungsionalKantor Ketahanan Pangan dan PenyuluhanKabupaten Penajam Paser Utara