Loading...

Pelatihan Teknis Budidaya Kedelai Di Wilayah BP3K Mlandingan Kab. Situbondo

Pelatihan Teknis Budidaya Kedelai Di Wilayah BP3K Mlandingan Kab. Situbondo
Acara : Kursus TaniTempat : Poktan Mukti Jaya Abadi Kp. Semek Desa Selomokti Kecamatan Mlandingan Kabupaten Situbondo Peserta : 60 orang yang terdiri dari *Mantri Tani Wilayah Setempat*PPL*Babinsa *Pengairan*Petani dan pemuda tani*Mahasiswa Pendamping UPSUS*Tim BKP3 Kab Situbondo Materi : Teknik budidaya tanaman kedelaiPaket teknologi baku yang dianjurkan Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian pada penanaman kedelai di lahan sawah MK I bulan Februari – Juni dan penanaman MK II bulan Juni – Agustus terdiri dari :1. Penyiapan lahan dilakukan dengan cara TOT (tanpa olah tanah).2. Untuk bisa menghasilkan produksi kedelai optimal dilahan sawah teknologi yang dianjurkan populasi tanaman kedelai 400.000–500.000 tanaman/hektarnya. Jarak tanam masing-masing MK berbeda jarak tanamnya pada populasi kedelai di lahan sawah MK I sesudah padi sawah rendengan pembuatan lubang tugal di sisi tunggul padi dengan penanaman 40 cm x 15 cm untuk 2 biji/rumpun. Dan benih ditanam pada lubang tugal sedalam 1,5 - 2,5 cm, dengan catatan : a) Bila padi yang ditanam berjarak 20 cm x 20 cm maka tugalan untuk kedelai dapat dilakukan berselang satu baris dari barisan padi. Hal ini bertujuan agar jarak tanam antar kedelai selebar 40 cm, b) Bila padi yang ditanam menggunakan teknologi jajar legowo, tugal untuk kedelai dibuat di sisi semua tunggul padi.3. Budidaya Kedelai di Lahan KeringLahan kering yang digunakan untuk tanaman kedelai digolongkan menjadi 2 jenis yaitu lahan kering tidak masam dan lahan kering masam. Teknologi pola tanam kedelai di lahan kering diberlakukan 4 model yaitu: 1) Kedelai – Kedelai – Bera, 2) Padi gogo – Kedelai, 3) Jagung – Kedelai – Tembakau, 4) Kedelai – Kedelai – Kacang-kacangan lain. Penanaman kedelai di lahan kering pada musim hujan (Oktober – Januari) dianjurkan menggunakan varietas kedelai umur sedang yaitu Sindoro, Slamet, Sinabung, Ijen, Tanggamus. Ratai, Seulawah dan Nanti yang merupakan benih kedelai berbiji sedang setiap 100 biji kedelai beratnya 10–12 gram. Penulis : Rudy Karma_Admin Cybex BP3K Mlandingan dan Mohammad zaini_ Admin Cybext Kab. Situbondo