PELATIHAN TENAGA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PELAKSANA PENYULUHAN KAB. BATENG
Senin, 28 September 2015 bertempat di Gedung Serba Guna Balai Benih Ikan (GSG BBI) dilaksanakan pelatihan penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2015. Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan setiap tahunnya. Pelatihan ini merupakan pelatihan ini merupakan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas tenaga penyuluh dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Tepat pukul 8.30 wib pelatihan dibuka oleh Drs. Irwan selaku Asisten I Bidang Pemerintahan yang sekaligus memberikan materi kepada peserta pelatihan dengan judul materi " Peran Penyuluh Dalam Pembangunan". Menurut Asisten I, penyuluh mempunyai peranan penting dalam memajukan pembangunan karena penyuluh adalah ujung tombak bagi kemajuan bangsa. Penyuluh juga harus menjadi motivator sekaligus fasilitator bagi petani dalam menjalankan usahataninya. Dalam pelatihan ini turut hadir Asisten II Bidang Perekonomian, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangka Tengah. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai dari tanggal 28-30 September 2015. Hari pertama pelatihan, Kepala Disperindagkop dan UMKM juga memberikan materi tentang pembentukan koperasi tani (koptan). Menurut beliau adanya koperasi tani akan membantu petani dalam hal permodalan, pemasaran hasil bahkan dalam membangun jaringan usaha dibidang pertanian seperti usaha pengolahan hasil pertanian yang dapat meningkatkan nilai jual produk melalui koperasi sebagai mitranya. Untuk hari kedua pelatihan dibagi menjadi tiga kelas yaitu, kelas 1 untuk penyuluh pertanian yang ditempatkan di ruang pertemuan BPMPD. Untuk kelas 2 yaitu penyuluh perikanan yang ditempatkan di Gedung Serba Guna Balai Benih Ikan (GSG BBI). untuk kelas 3 yaitu penyuluh kehutanan yang ditempatkan di Dinas Pendidikan. Meskipun pelatihan dibagi menjadi tiga kelas namun penyuluh tetap semangat dalam mengikuti pelatihan bahkan kekompakkan antar penyuluh tetap terjalin. Nara sumber dalam pelatihan ini antara lain, Bapak Hamdan dan Wijaya Ahmad dari Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung yang memberikan materi bagi penyuluh pertanian. Untuk penyuluh perikanan yang menjadi nara sumbernya adalah Bapak Tatang S.StPi dan Bapak Fahrurozi, S.StPi. Nara sumber untuk penyuluh kehutanan yaitu Ibu Tri dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan dan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini diantaranya adalah tentang indikator kinerja penyuluhan salah satunya adalah tentang penyusunan programa dan penyusunan rencana kerja tahunan peyuluh (RKTP). Dalam pelatihan ini juga diterapkan metode diskusi dan tanya jawab secara berkelompok tentang bagaimana cara menyusun lembar persiapan menyuluh (LPM) yang harus dibuat oleh penyuluh sebelum melakukan kegiatan penyuluhan di petani, kelompok maupun gapoktan sehingga apa yang disuluhkan mudah dipahami sasaran. Pelatihan ini juga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyuluh lapangan. Dengan adanya pelatihan seperti ini diharapkan kinerja penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan yang ada di Kabupaten Bangka Tengah dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Pelatihan ditutup dengan membuat ikrar penyuluh pertanian yang sekaligus diikrarkan dihadapan nara sumber dan panitia penyelenggara pelatihan. Dengan dibuatnya ikrar penyuluh pertanian tersebut diharapkan apa-apa yang sudah diikrarkan dapat dilaksanakan/diterapkan setelah pelatihan ini selesai dilaksanakan. (oleh ERNI, S.P. , Penyuluh Pertanian Kab. Bangka Tengah)