Vermikompos adalah kompos yang diperoleh dari hasil perombakan bahan-bahan organik yang dilakukan oleh cacing tanah. Vermikompos merupakan campuran kotoran cacing tanah (casting) dengan sisa media dalam budidaya cacing tanah. Oleh karena itu, vermikompos merupakan pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan kompos lain yang kita kenal selama ini. Kandungan Vermikompos 1.Humus 2.Hormon pertumbuhan tanaman 3.Mikroba tanah Kualitas vermikompos tergantung pada jenis bahan media atau pakan yang digunakan, jenis cacing tanah, dan umur vermikompos. Vermikompos yang berkualitas baik ditandai dengan warna hitam kecoklatan hingga hitam, tidak berbau, bertekstur remah dan matang (C/N < 20). Vermikompos dapat digunakan sebagai pupuk organik tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, padi dan palawija Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki vermikompos: 1.Mempunyai kemampuan menahan air sebesar 40-60% sehingga mampu mempertahankan kelembaban 2.Memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH tanah 3.Vermikompos mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman seperti N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, Al, Na, Cu, Zn, Bo, dan Mo tergantung pada bahan yang digunakan. 4.Membantu menyediakan nutrisi bagi tanaman. 5.Meningkatkan kesuburan tanah. 6.Membantu proses penghancuran limbah organik. 7.Vermikompos berperan memperbaiki kemampuan menahan air. Cara Pembuatan Vermikompos Pembuatan vermikompos dapat dibagi menjadi 3 tahap: Kumpulkan sampah-sampah organik, misalnya rumput-rumputan, jerami, sampah daun, sisa sayuran, atau sisa makanan (sampah rumah tangga). Sampah jenis ini umumnya mengandung unsur C. Di daerah pedesaan yang umumnya membudidayakan hewan ternak, kotoran ternaknya dapat pula dipakai. Kotoran ini digunakan sebagai sumber N. Cacah (potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil) rumput-rumputan, jerami, sampah daun, atau sisa sayuran, kemudian campurkan. Pencacahan dan pencampuran ini bertujuan agar bahan menjadi lebih homogen dan pengomposan akan relatif lebih cepat. Susun/tumpuk secara bergantian antara sampah dedaunan dan kotoran ternak kira-kira 1m x 1m x 1m. Tutup dengan terpal/karung beras/trash bag/bahan yang mampu menahan air. Aduk 3 hari sekali hingga 2 minggu. Kompos dasar telah jadi setelah kira-kira 2 minggu dan siap digunakan sebagai media cacing. 1.Kompos yang sudah jadi dimasukkan ke dalam ember/wadah yang memadai. 2.Masukkan cacing ke dalam wadah tersebut. 3.Biarkan selama kira-kira 2 minggu. 4.Vermikompos siap digunakan. Penggunaan Vermikompos Setelah jadi, vermikompos dapat digunakan. Contoh takarannya adalah sebagai berikut: 1.Untuk tanaman dalam pot, 1 kg vermikompos dicampur dengan 3 kg tanah. 2. Sebanyak 6-10 kg vermikompos untuk setiap 10 m2 luas lahan atau 6-10 ton/ha lahan sawah. 3. Takaran penggunaan ini sangat bergantung pada jenis tanaman dan tingkat kesuburan tanah yang akan dipupuk (Disusun Oleh Wulan Oktaviani, SP, Penyuluh Pertanian Pertama)