Loading...

Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan Dan Gizi Keluarga

Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan Dan Gizi Keluarga
PEMANFAATAN PEKARANGAN SEBAGAI SUMBER PANGAN DAN GIZI KELUARGA Oleh Sinta Dewi Andaru, SP. Pengertian Pekarangan Pekarangan merupakan sebidang lahan yang berada di sekitar rumah dengan status pemilikan pribadi dan memiliki batas-batas jelas. Batas pekarangan tergantung pada adat, kebiasaan, sosial budaya masyarakat, status ekonomi dan letak desa/kota dll. Potensi Pemanfaatan Pekarangan Untuk bisa mewujudkan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga perlu dioptimalkan pemanfaatannya dengan budidaya tanaman dan ternak serta perawatan yang rutin tiap hari sesuai potensi pekarangan itu sendiri. Diharapkan tanaman atau ternak yang diusahakan di pekarangan bisa menyediakan bahan pangan keluarga yang mengandung gizi lengkap yaitu karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Budidaya yang sesuai dengan tujuan pemenuhan gizi dari pekarangan yaitu budidaya secara organic, dimana tanaman yang dibudidayakan di pekarangan tidak dipupuk dengan pupuk anorganik, dan tidak menggunakan pestisida kimia. Sehingga hasil tanaman yang dihasilkan tidak mengandung racun dan residu bahan kimia, aman untuk dikonsumsi. Tanaman jenis umbi-umbian dan rimpang Umbi-umbian juga rimpang sudah dikenal sebagian besar masyarakat sejak dulu, baik sebagai pangan pokok maupun kudapan yang banyak mengandung sumber karbohidrat namun dengan berkembangnya ketersediaan beras yang cukup di berbagai daerah dengan harga yang terjangkau, pola makan masyarakat berubah dan memilih beras. Adapun tanaman jenis umbi-umbian yang mudah diusahakan di pekarangan diantaranya : ubi kayu, ui jalar, uwi, gembili, suwek, garut, ganyong, dll. Tanaman kacang-kacangan dan usaha ternak/ikan Bahan pangan yang banyak mengandung protein biasanya digolongkan menjadi dua, yaitu : Protein nabati Yaitu bahan pangan yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan biasanya yang berbuah polong atau kacang-kacangan. Contoh : kedelai, kacang tanah, kacang panjang, gude, kacang hijau, dll. Protein hewani Yaitu bahan pangan yang diperoleh dari berusaha tani ternak/ikan. Contoh : daging, telur, ikan. Sayuran dan buah-buahan Sayuran dan buah-buahan merupakan bahan pangan yang banyak mengandung vitamin dan mineral. Contoh sayuran yang mudah diusahakan di pekarangan yaitu sawi, bayam, kangkung, daun singkong, dll. Sedangkan untuk buah-buahan yang mudah dan biasa atara lain rambutan, mangga, pepaya, sirsak, belimbing, dll. Pekarangan sempit bisa dikembangkan dan dimanfaatkan dengan tanaman sayuran buah-buahan dengan metode : Vertikultur Pemanfaatan ruang semaksimal mungkin. Tanaman dengan memanfaatkan rak atau tangga bertangga. Tanaman dalam pot-pot fantung. Tabulampot Menanam bunga atau buah dalam pot. Media tanam harus mampu menopang tanaman (menyediakan hara dan aerasi yang baik).