Pemanfaatan Rembesan Air Sebagai Alternatif Teknologi Tepat Guna
Air merupakan salah satu faktor penting dalam melaksanakan usaha dalam bidang pertaian. Dusun Tiying Desa, Desa Pengotan adalah salah satu desa yang merupakan sentra tanaman hortikultura terutama jeruk dan sayuran. Zaman dahulu masyarakat hanya megandalkan musim penghujan dalam melaksankan usahataninya, sehinga dalam setahun hanya bisa menanam sekali saja. Namun dengan adanya kemajuan teknologi saat ini banyak masyarakat yang telah melakukan rekayasa teknologi, salah satunya dengan memanfaatkan pompa air untuk menaikan sumber air. Sejalan denga hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengenbangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementrian Pertanian Dedi Nursyamsi juga menegaskan bahwa untuk mendukung program Strategis Kementrian Pertanian, para petani harus terus didorong agar dapat melakukan hirilisasi kegiatan usaha taninya. Sesuai arahan Kepala BPPSDMP, pada tahun 2020 Dirjen Prasanana dan Sarana Pertanian Departemen Pertanian melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, memberikan bantuan berupa mesin pompa air beserta kelengkapannya kepada Kelompoktani Anting Selatan. Dana yang dikucurkan untuk kegiatan ini sejumlah Rp. 119.000.000,- yang akan digunakan untuk proses pompa rembesan air. Pembelian bahan yang diperlukan yaitu 1 unit pompa air, 1 unit bak penampungan, 1 unit rumah pompa serta pipa paralon sepanjang 600 meter. Pelaksanaan pembuatan bak penampungan sudah mulai dilaksanakan tanggal 8 Mei 2020 dihadiri oleh Kepala Desa Pengotann, Kepala Dusun Tiying Desa, Babainsa, Koordinator BPP Kecamtan Bangli, Penyuluh, serta seluruh anggota Kelompok Anting Selatan Desa Pengotan. Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli yang telah memfasilitasi warganya sehingga mendpat bantuan berupa pompa ini. “Masalah air menjadi faktor penting sehingga tahun – tahun berikutnya apabila ada kegiatan seperti ini mohon diprioritaskan sehingga masalah air bisa diatasi” ujar KaDes Pengotan. Begitupun dengan Kordinator BPP Bangli, menyampaikan atas nama dinas mengucapan terima kasih kepada perangkat desa atas kerja samanya, sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar. Bantuan ini sifatnya hanyalah stimulan atau perangsang sehingga harapannya desa bisa menyempurnakannya sehingga bantuan ini betul-betul bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ditulis oleh: I Made Suryawan SST BPP Kecamatan Bangli.