Loading...

Pemangkasan Pohon Kakao

Pemangkasan Pohon Kakao
PEMANGKASAN POHON KAKAO Kakao (Theobroma cacao L.) adalah pohon budidaya di perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan, namun sekarang ditanam di berbagai kawasan tropika. Dari biji tumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat. Kakao merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Untuk memaksimalkan produksi buah kakao diperlukan pemeliharaan diantaranya dengan pemangkasan pohon. Pemangkasan ini salah satunya bertujuan untuk mengoptimalkan masuknya sinar matahari untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Diharapkan dengan pemangkasan ini diperoleh tinggi tanaman yang tidak lebih dari 5 m dengan tajuk menyamping yang meluas untuk meperbanyak cabang produktif. Kakao merupakan tanaman perkebunan utama di kabupaten Trenggalek, tetapi sangat disayangkan kakao tidak menjadi prioritas utama dalam pemeliharaanya, salah satu faktor penting dalam pemeliharaan tanaman kakao adalah pemangkasan yang harus rutin dilakukan guna meningkatkan produksi kakao yang optimal. Berikut ada beberapa cara pemangkasan pohon kakao yang dapat digunakan atau dilaksanakan di tingkat kelompok tani. Yang mana tujuan dari pemangkasan ini adalah: Membentuk tanaman kakao yang kokoh dan seimbang Mengatur penyebaran cabang dan daun daun produktif di tajuk merata Membuang bagian – bagian tanaman yang tidak dikehendaki, contohnya: tunas air, cabang sakit, patah, menggantung, dan cabang terbalik Memacu tanaman membentuk daun baru yang potensial untuk sumber asimilat Menekan resiko terjadinya serangan hama dan penyakit Meningkatkan kemampuan tanaman menghasilkan buah Adapun efek fisiolagis yang ditimbulkan oleh pemangkasan yang dilakukan Memacu pertunasan Menurunkan kelembaban kebun Memperbaiki aerasi Mempertmudah manajemen tanaman Meningkatkan populasi serangga penyerbuk Jenis – jenis pemangkasan pohon kakao: Pemangkasan bentuk Pemangkasan bentuk dilakukan dengan tujuan agar bentuk tumbuh tanaman sesuai dengan konsep budidaya pertanian dan memudahkan dalam kegiatan-kegiatan usaha budidaya. Pemangkasan bentuk dilakukan pada 2 fase tanaman, yakni ketika tanaman masih muda dan ketika tanaman berada pada fase remaja. Pemangkasan bentuk pada tanaman muda dilakukan pada saat tanaman kakao berumur antara 8 sd 12 bulan. Pemangkasan dilakukan dengan membentuk percabangan (jourquette) pada ketinggian 1 sd 1,5 meter di atas permukaan tanah. Percabangan pada jourquette diusahakan agar hanya memiliki 3 sd 4 cabang yang letaknya simetris. Tunas-tunas air yang tumbuh antara ketinggian 1 sd 1,5 meter tersebut harus dibuang agar tidak menjadi cabang baru dan akan merusak bentuk tanaman kakao yang ditanam. Cabang-cabang primer yang tumbuh terlalu panjang harus dipotong agar tidak saling bertumpang tindih dengan cabang-cabang primer dari tanaman di sekitarnya. Pemangkasan bentuk pada tanaman remaja dilakukan pada saat tanaman kakao berumur antara 18 sd 24 bulan. Pemangkasan ini dilakukan dengan membuang semua cabang sekunder (cabang yang tumbuh pada cabang primer) yang tumbuh pada jarak 30 sd 60 cm dari jorquette. Pemangkasan juga dilakukan pada cabang-cabang yang tumbuh ke bawah dan mengusahakan penyebaran daun agar supaya mendapat penyinaran yang merata. Pemangkasan pemeliharaan Pemangkasan pemeliharaan dilakukan agar pertumbuhan tanaman kakao tetap otimal dan . pemangkasan ini dilakukan dengan membuang tunas air yang tumbuh di sekitar percabangan, membuang cabang-cabang yang kering, cabang yang menggantung, saling melintang, dan bertumpang tindih. Pemangkasan produksi Pemangkasan produksi dilakukan dengan tujuan agar tanaman kakao dapat berproduksi secara optimal sesuai dengan kemampuannya. Pemangkasan produksi dilakukan dengan meminimalisasi kelebatan daun melalui pembuangan daun-daun tanaman yang terlindung dari sinar matahari. Dengan pembuangan daun-daun tersebut, fotosintat yang dihasilkan dari metabolisme tanaman akan difungsikan seutuhnya untuk pembentukan buah dan bunga. Ditulis oleh: Anidya Miea Sendy.D.P.N, SPt. (Penyuluh Pertanian Pertama pada Dinas Pertanian Dan Pangan Kab.Trenggalek) Ditulis dari berbagai sumber