PEMBENTUKAN FORUM KOMUNIKASI KELOMPOK PERBANYAKAN AGENSIA HAYATI DI KECAMATAN BANJAR BULELENG
Untuk meningkatkan kemampuan didalam melakukan managemen organisasi serta kesamaan persepsi didalam perbanyakan agensia hayati diwilayah Kecamatan Banjar, Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan mengundang para kelompok Tani yang telah dipasiitasi bantuan sarana dan prasarana untuk diajak bermusyawarah melalui rembug Petani. Hasil rembug menghasilkan terbentuknya forum komunikasi, yang diberi nama Forkom Agen hayati Kecamatan Banjar. Forum ini terdiri dari tiga kelompok tani yakni, kelompok tani jeruk Wija sari Desa Munduk, Kelompok Tani Swaka Mitra Desa Banjar, dan Kelompok Tani Mangga Baluk Mandiri Desa Kaliasem. Yang dipilih menjadi Ketua Forkom adalah Putu Raka selaku ketua Kelompok Tani Mangga, sekretaris adalah Saputra Tenay dari kelompok tani jeruk Desa Munduk dan Bendahara adalah Ketut Sumanasa dari Kelompok Tani Swaka Mitra Desa Banjar. Sebagai pembina da pengarah dalam forum komunikasi adah Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian, dan sebagai pembina teknis dilakukan oleh Petugas Organisme Tumbuhan BPP Banjar. Forum ini akan mengkomunikasikan tentang jumlah perbanyakan agensia hayati sesuai dengan permintaan masyarakat Tani diwilayah Kecamatan Banjar, jenis agensia yang diperbanyak dan dikembangkan, biaya serta pelaksanaan demplot untuk meyakinkan pengguna agensia hayati. Koordinator BPP Banjar dalam arahannya menyampaikan serta mengharapkan agar forum yang terbentuk ini dapat melakukan tugas dengan baik untuk kepentingan petani diwilayah Kecamatan Banjar, serta dapat senantiasa membantu pemerintah dalam pengembangan agensia dalam budidaya pertanian Organik. Forum rembug antar kelompok agensia hayati dapat memanfaatkan Balai Penyuluhan Pertanian, untuk melakukan pertemuan dan mengkomunikasikan permasalahan yang dihadapi dalam program pengurangan aplikasi pestisida kimia. Setelah pertemuan berlangsung masing-masing anggota forum menanda tangani berita acara pembentukan organisasi, hak dan kewajiban anggota dan strategi komunikasi yang akan dilakukan. ( I Nyoman Sudrana SP, PP Madya Buleleng )