Biogas adalah suatu gas yang dihasilkan dari proses anaerobic yang terbuat dari bahan-bahan organik, contohnya kotoran ternak, kotoran manusia dan limbah rumah tangga.Pada umumnya kotoran hewan sangatlah jorok dan jijik, terkadang kita sering menghindari dari kotoran tersebut disaat kita melangkah dan di depan kita terdapat kotoran hewan. Namun siapa sangka dibalik kotor dan joroknya kotoran tersebut, ada hikmah yang dapat diambil dari sana. Kotoran sapi bisa menjadi alternatif sumber energi lain di tengah masyarakat. Di desa-desa hewan sapi dijadikan tolok ukur keberhasilan seorang petani. Di saat hasil panen baik dan harga tinggi, untuk yang punya lahan pertanian luas tentunya akan membeli sapi sebagai investasinya. Sapi mempunyai nilai tersendiri di mata masyarakat perdesaan. Di saat butuh biaya untuk keperluan sekolah putra putrinya, maka sapi inilah yang akan dijual untuk menutupi kebutuhan tersebut.Untuk menjadi energi alternatif lain sebagai pengganti Gas ELPIJI, maka ada beberapa syarat utama yang menjadikan sapi ini sebagai bahan utamanya. Minimal tiap rumah tangga mempunyai 2-3 Ekor sapi. Ada beberapa tipe biogas, yaitu tipe sederhana, semi permanen dan permanen. Untuk tipe sederhana meliputi : Galian tanah berukuran 3 m X 1 m, tabung gas plastik dengan bahan plastik ukuran tebal 3-5 mm, botol air mineral bekas (sebagai filter), selang berukuran kecil panjang menyesuaikan tempat dan tungku perapian bekas kompor gas mie ayam sebagai media kompor gasnya. Untuk tipe semi permanen, galian tanah berukuran 3 m x 1 m, tabung gas plastik dengan bahan drum bekas oli ataupun minyak tanah, botol regulator (sebagai filter), selang ukuran kecil panjang menyesuaikan tempat dan tungku perapian bekas sebagai media kompor gasnya. Sedangkan untuk tipe ukuran permanen, galian tanah diplester halus dan atasnya dicor, kemudian diberi selang untuk menyalurkan gas ke regulator dan ke tungku perapian. Kotoran sapi bisa dimanfaatkan sebagai sumber gas alami setelah melalui proses kimia alami, dimana kotoran sapi tersebut akan mengeluarkan gas methan. Gas methan inilah yang akan masuk ke perapian. Kotoran sapi ini harus setiap saat diisikan ke dalam tabung pembuangan. Sedangkan sisa-sisa kotoran sapi berupa ampas padat, dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk budidaya tanaman pertanian. Sisa pembuangan air dari kotoran tersebut dapat disemprotkan sebagai pupuk cair ke dalam tanah sebagai jasad renik yang akan memperbaiki struktur tanah. Ada beberapa manfaat dari biogas, diantaranya adalah sebagai berikut:1. Biogas bagus untuk kelestarian lingkungan dan membuat lingkungan menjadi lebih bersih karena pemanfaatan limbah yang biasanya hanya terbuang.2. Menghemat biaya operasional rumah tangga3. Mengurangi polusi udara4. Sumber bahan bakar pembangkit listrik5. Mengurangi emisi gas rumah kaca6. Limbah Biogas bermanfaat sebagai pupuk organik padat dan pupuk organik cair Cara pembuatan Biogas adalah sebagai berikut :1. Tentukan jenis digesternya yang akan digunakan untuk pembuatan biogas dari kotoran hewan dan biogas sebaiknya dekat kandang sapi, supaya kotoran sapi mudah disalurkan ke digester untuk pembuatan biogas dari kotoran sapi.2. Bangunlah sebuah penampungan lumpur atau dikenal dengan istilah sludge di dekat digester.3. Campurkan kotoran sapi dengan air, lalu aduk terus hingga strukturnya berubah seperti lumpur, dengan perbandingan 1:1 pada bak penampungan.4. Lalu alirkan lumpur tersebut ke lubang pemasukan digester. Supaya lebih mudah, kran gas yang berada diatas digester harus dibuka terlebih dahulu supaya udara yang ada di digester terdesak keluar.5. Lakukan penambahan starter sebanyak satu liter dan isi rumen segar yang didapatkan dari rumah potong hewan sebanyak 5 karung. Untuk kapasitas digester 3,5 m2 hingga 5 m2. Setelah digester penuh oleh lumpur, tutup kran gas digester dan proses fermentasipun berjalan.6. Buanglah gas pertama yang dihasilkan pada hari ke-1 sampai ke-8, pada hari ke-10 sampai ke-14 akan terbentuk gas methan dan gas CO2, dan sudah mulai menurun dalam fermentasinya.7. Biogas akan menyala pada komposisi CH4 sebanyak 54% dan CO2 sebanyak 27%. dan pada hari ke-14 Biogas dapat digunakan. 8. Jumlah sapi yang dijadikan sumber kotoran minimal 2-3 ekor. Ditulis oleh : Irul Hartanto, S.P. THL TBPP Kec. TawangharjoSumber: http://www.ilmuhewan.com/cara-pembuatan-biogas-dari-kotoran-sapi/