LATAR BELAKANG ? Lahan Pertanian di Indonesia termasuk NTB saat ini dalam keadaan "sakit" arti : kandungan bahan organik kurang dari 2% (idealnya 5%) hal ini karena penggunaan pupuk kimia secara kurang bijaksana dan sudah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun secara terus menerus. ? Kondisi tersebut tanpak terlihat jelas secara fisik seperti tanah tidak gembur lagi, warna tidak gelap lagi, pada dosis pupuk yang sama produktivitas menurun, banyak jenis hama penyakit atau residu pada tanaman dan tanda-tanda lain yang dapat dilihat dilapangan ? Untuk mengatasi masalah tersebut saatnya "go to the nature" yakni dari alam kembali ke alam dengan menggunakan pupuk organik. ? Pupuk organik yang dipakai dapat memanfaatkan limbah pertanian yang sangat banyak tersedia tapi belum maksimal dimanfaatkan dan terbuang percuma bahkan cenderung menyebabkan pencemaran lingkungan karena dibakar yakni jerami padi. ? Sebagian kecil Jerami padi juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan media untuk jamur merang. ? Produksi jerami padi antara 10 - 15 ton/Ha dengan kadar air sekitar 60%. Sedangkan dalam 1 ton jerami akan dapat menghasilkan sekitar pupuk kompos Manfaat Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik ? Manfaat kompos jerami tidak hanya dilihat dari sisi kandungan hara saja melainkan juga memiliki kandungan C - Organik yang tinggi yang dapat menambah kandungan bahan organik tanah. ? Dapat menurunkan penggunaan pupuk kimia hingga 50% sehingga dapat menekan biaya produksi untuk pembelian pupuk kimia. ? Pemakaian kompos jerami yang konsisten dalam jangka panjang akan dapat menaikkan kandungan bahan organik tanah dan mengembalikan kesuburan tanah. A. Fungsi Biologis ? Menyediakan makanan dan tempat hidup (habitat) untuk organisme (termasuk mikroba) tanah. ? Menyediakan energi untuk proses-proses biologi tanah. ? Memberikan kontribusi pada daya pulih (resiliansi) tanah. B. Fungsi Kimia ? Merupakan ukuran kapasitas retensi hara tanah ? Penting untuk daya pulih tanah akibat perubahan PH tanah ? Menyimpan cadangan hara penting , khususnya N dan K C. Fungsi Fisika ? Mengingkat partikel-partikel tanah menjadi lebih remah untuk meningkatkan stabilitas struktur tanah ? Meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air ? Perubahan moderate terhadap suhu tanah A. Fungsi Biologis ? Menyediakan makanan dan tempat hidup (habitat) untuk organisme (termasuk mikroba) tanah. ? Menyediakan energi untuk proses-proses biologi tanah. ? Memberikan kontribusi pada daya pulih (resiliansi) tanah. B. Fungsi Kimia ? Merupakan ukuran kapasitas retensi hara tanah ? Penting untuk daya pulih tanah akibat perubahan PH tanah ? Menyimpan cadangan hara penting , khususnya N dan K C. Fungsi Fisika ? Mengingkat partikel-partikel tanah menjadi lebih remah untuk meningkatkan stabilitas struktur tanah ? Meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air ? Perubahan moderate terhadap suhu tanah Pembuatan Kompos Jerami Padi dapat dilakukan dengan sederhana, mudah dan murah ? Pengomposan Jerami dapat dibuat dilokasi dimana jerami di panen. ? Pengomposan jerami dapat dilakukan tanpa pencacahan. ? Pengomposan jerami dapat dibuat dengan biaya semurah mungkin dan tidak membutuhkan tenaga kerja. ? Pengomposan jerami tidak membutuhkan mesin atau alat yang rumit atau mahal. Pengomposan jerami bisa dibuat dengan peralatan sederhana yang tersedia disekitar sawah dan mudah diperoleh petani ? Secara alami proses pengomposan jerami berlangsung dengan sendirinya dengan kondisi ideal yakni kadar air yang cukup (kurang lebih 60%) dan aerasi yang lancar. ? Proses alami pengomposan jerami kurang lebih 2 hingga 3 bulan, untuk mempercepat proses pengomposan dapat ditambahkan dengan bioaktivator ? Penambahan aktivator pengomposan dapat mengurangi lama waktu pengomposan hingga 3 sampai 4 minggu atau jerami kompos akan jadi sekitar 1 bulan lamanya. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Prekebunan Indonesia (BPBPI) kandungan hara kompos jerami yaitu ? C/N Ratio : 18,88% ? C - Organik : 35,11% ? N : 1,86% ? P2O5 : 0,86% ? K2O : 5,35% ? Kadar air : 55% ? Data kandungan berdasarkan berat kering kompos ? Bahan, antara lain : ? Jerami padi kadar air sekitar 60% ? Bioaktivator (Promi/Orgadek/Acticomp/EM4) ? Air ? Alat : ? Ember atau drum kapasitas 200 liter ? Pagar bambu ? Terpal atau plastik warna gelap ? Gembor( (Jamiluddin, S.ST/BP4K Kab.Lotim/HP>087863428000)