Bahan baku untuk pembuatan MOL antara lain : a. Daun Gamal :- Fungsi/kegunaan : Mengandung sitokinin untuk pertumbuhan tanaman, kaya mikroorganisme, Penyubur daun dan pencegah serangan cendawan- Bahan yang digunakan : 1 kg daun gamal, 4 liter cucian air beras, 4 liter air kelapa, 50 gram gula merah- Lama fermentasi : 10-14 hari- Waktu aplikasi : Disemprot pada umur 10 hst- Dosis : 14 liter/ha Cara ke 2 :MOL Daun GamalAlat yang digunakan dalam proses pembuatan MOL daun gamal ialah, ember, selang ukuran kecil 1 meter, botol bekas air kemasan (600ml), arit/sabit, alat untuk menghancurkan daun gamal.Bahan yang digunakan ialah, 5 kg daun gamal, 1 kg gula merah dan 10 liter air beras/leri.Cara membuat MOL daun Gamal:a) Daun gamal dipotong-potong lalu ditumbuk halus.b) Masukan gula merah yang sudah diiris kedalam air beras.c) Campurkan bahan dan air beras sampai rata.d) Tutup rapat ember dengan penutupnya dan berikan selang plastik yang disambungkan dengan botol kemasan 600 ml yang diisikan air biasa sebanyak 500 ml.e) Fermentasi selama 21 hari, Kemudian disaringf) MOL daun gamal siap di gunakan. b. Buah pepaya :- Fungsi/kegunaan : Inhibitor, menghentikan pertumbuhan anakan (vegetatif) sehingga cepat beralih ke fase generatif (pembuahan), pembentukan malai padi agar lebih bernas- Bahan yang digunakan : buah pepaya yang sedah tidak dimakan lagi 1 kg, 4 liter cucian beras, 4 liter air kelapa, 50 gram gula merah- Lama fermentasi : 10-14 hari- Waktu aplikasi : Umur 60 hst (saat malai mulai terbentuk)- Dosis : 30 liter/haCara pembuatan 2 :Bahan dan alat- 10 kg pepaya masak- 1 kg gula- 10 liter air kelapa- 1 buah ember plastik atau jerigen atau drum- 1 m2 plastik transparan atau kain atau kertas koranCara pembuatan :- Tumbuk halus buah pepaya kemudian dimasukkan ke dalam drum plastik- Campurkan dengan 10 liter air kelapa- Tambahkan gula merah, lalu aduk sampai rata- Tutup dengan plastik, lengkapi dengan slang plastik dan botol air untuk pengamanan tekanan dan cegah kontaminasi- Biarkan 10-15 hari untuk proses fermentasiAplikasi penggunaan :- Untuk pengomposan : 1 liter larutan MOL ditambahkan 5 liter air dan 1 ons gula lalu aduk sampai rata. Selanjutnya larutan siap untuk disiramkan ke atas tumpukan bahan kompos- Untuk penyemprotan tanaman : 400 ml larutan MOL dicampurkan ke dalam 14 liter air. Untuk tanaman padi penyemprotan dilakukan pada akhir vegetatif (umur 55-60 hari)Hasil analisis unsur hara MOL pepaya :pH=4,01%; C=24,55%,; N=1,16%, P2O5=0,05%,; K2O=0,07; S=0,62%, C/N=21; Fe=3,18 ppm; Zn=1,27% c. MOL sabut kelapaBahan-bahan:1. Sabut Kelapa2. Air bersih Cara pembuatan:1. Masukkan sabut kelapa ke dalam drum. Jangan penuh-penuh.2. Masukkan air sampai semua sabut kelapa terendam air.3. Drum ditutup dan dibiarkan selama dua minggu.Air yang sudah berwarna coklat kehitaman digunakan sebagai MOLCara ke-2 :Alat :? Ember plastik yang ada tutupnya? Pisau untuk mencacah ? Alu dan lumpang untuk menumbuh Bahan :? 5 kg sabut ? Gula merah 1 kg? Air cucian beras 10 liter? Air kelapa 5 literCara pembuatan :? Sabut dicacah, blulu ditumbuk lalu masukkan ember? Tambahkan air cucian beras dan air kelapa , tambahkan gula merah yang sudah diiris – iris sebanyak 1 kg., kemudian diaduk rata.? Ember ditutup rapat setelah 2 – 4 minggu baru dibuka.? Ciri – ciri mol jadi yaitu timbul aroma segar dari cairan tersebut.Aplikasi :? Pengomposan : jika akan digunakan untuk mempercepat penghancuran bahan organik campurkan 1 liter cairan ditambah 5 liter air tawar tambahkan gula 2 ons dan cairan siap di siramkan pada bahan organik yang akan dikomposkan.- Penyemprotan pada tanaman : 400 cc cairan dicampur dengan 14 liter air tawar (1 tangki semprotan) dan diaduk rata , semprotkan pada pagi atau sore hari (hindari sengatan cahaya matahari pada siang hari) pada berbagai jenis tanaman, terutama untuk tanaman yang mulai berbunga. Catatan : Bila akan diaplikasi sebagai pupuk, maka setiap liter MOL diencerkan terlebih dahulu dengan 14 liter air. Semprotkan larutan MOL encer tadi ke media tanam dekat batang pohon. Setiap hektar lahan padi membutuhkan 10 liter MOL/penyemprotan. Frekuensi penyemprotan dilakuakn setiap 10 hari. MOL boleh dicampur satu sama lain karena tidak menimbulkan efek samping. Hanya MOL yang mempunyai efek khusus yang diberikan secara tunggal misalnya MOL buah-buahan