Loading...

Pembuatan Pestisida Nabati Disusun Oleh : Wety Prasita Dewi, SP

Pembuatan Pestisida Nabati  Disusun Oleh : Wety Prasita Dewi, SP
Pada kegiata Sekolah Lapangan UPSUS kedelai di kelompok tani Rukun Santoso Desa Sumberdadi Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek pada musim tanam MK II tahun 2018, diadakan praktek pembuatan pestisida nabati dari bahan-bahan yang mudah diperoleh. Pestisida Nabati adalah pestisida yang diproses baik secara fermentasi maupun ekstraksi dari tanaman yang mengandung bahan aktif tertentu dan efektif dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman.Mengapa pestisida nabati ?Seperti yang kita ketahui, aplikasi pestisida kimia yang tidak bijaksana menimbulkan dampak negative bagi lingkungan , menimbulkan resistensi hama, bahkan kerusakan ekosistem. Kelebihan pestisida nabati :? Ramah lingkungan karena berasal dari bahan alami yang mudah terurai? Tidak beracun bagi manusia? Bahan untuk pembuatan pestisida nabati mudah diperoleh? Proses pembuatan pestisida nabati mudah dilakukan? Tidak mematikan hewan predator hama? Biaya relative murahKekurangan pestisida nabati :? Tidak tahan lama, pestisida nabati tidak bisa disimpan lama? Daya kerja penyemprotan pestisida nabati tidak secepat pestisida kimia? Mudah menguap bila intensitas matahari tinggiCara kerja Pestisida Nabati :? Bersifat sebagai penolak serangga karena aroma atau bau yang cukup menyengat? Bersifat sebagai racun saraf? Bersifat sebagai pemikat kehadiran serangga ? Bersifat sebagai penghambat pergantian kulit serangga, menhambat system reproduksi serangga betinaSecara umum cara pengolahan pestisida nabati adalah :? Diolah menjadi tepung contohnya mimba, kunyit? Dibakar diambil abu nya dan dipakai sebagai insektisida? Diekstrak dengan mengambil cairan metabolit sekunder dari bagian tanaman tertentu Beberapa tanaman yang dapat menjadi bahan pestisida nabati :1. Mimba, Biji dan daun mimba mengandung bahan aktif azadirachtin, salanin, nimbenen, dan mellantriol. Pestisida nabati mimba efektif untuk mengendalikan ulat, hama pengisap, jamur, bakteri, nematoda, dan sebagainya.2. Mindi, mengandung bahan aktif azadirachtin, salanin,efektif untuk mengatasi ulat, hama penghisap3. Sirih daunnya mengandung minyak atsiri, senyawa flavonoid dan tannin digunakan untuk mengatasi serangga pengisap, kutu daun, aphid, thrips4. Tembakau mengandung senyawa nikotin (bunga , daun, batang, akar) untuk mengatasi hama ulat, aphid, thrips, jamur (fungisida)5. Daun pepaya mengandung bahan aktif papain efektif untuk mengendalikan ulat dan hama pengisap.6. Akar tuba, mengandung senyawa rotenone merupakan racun kontak sebagai insektisida, moluskisida, akarisida7. Sirsak, mengandung annonain dan resin. untuk mengendalikan hama penghisap, ulat, 8. Umbi gadung mengandung bahan aktif diosgenin, steroid saponin, alkoloid dan fenol. Pestisida nabati umbi gadung efektif untuk mengendalikan ulat dan hama pengisap, tikus Permasalahan hama dan penyakit yang sering dihadapi oleh petani dalam usaha tani tanaman pangan khususnya kedelai adalah hama ulat, kutu daun, kepik penghisap Berikut ini beberapa pembuatan pestisida nabati untuk mengatasi hama ulat daun, kutu daun, hama pengisap dengan bahan dari umbi gadung diproses secara sederhana a. PESTISIDA NABATI 1 Ekstrak gadung Bahan dan Alat :• 1 kg gadung • Air secukupnya • Kain saring Cara Pembuatan :Gadung dikupas, dicuci, dan diparut lalu diperas dengan kain bersih Cara Penggunaan :? Ambil larutan dengan dosis 5 – 10 ml/liter air. ? Semprotkan ke seluruh tanaman yang terserang pada pagi atau sore hari b. PESTISIDA NABATI 2Bahan dan alat ;1. 1 kg umbi gadung2. 1 ons tembakau3. 1 genggam daun sirih4. 5 lembar daun pepaya yang sudah tua5. Air secukupnya6. Ember / timba7. Alat parutan8. Alat penumbuk / blender9. Kain saringCara Membuat :1. Umbi gadung dikupas, dicuci, diparut 2. Daun sirih ditumbuk/diblender3. Daun pepaya ditumbuk/diblender4. Siapkan wadah 5. Masukkan semua bahan aduk rata6. Diamkan selama 24 jamCara Penggunaan :? Saring larutan? Dosis larutan 50-60 cc (1/4 gelas)/ tangki (14 liter)? Ulangi penyemprotan setiap 3-4 hari sekaliOPT sasaran : ulat, kutu daun, hama penghisap