Loading...

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN MENGGUNAKAN URINE SAPI

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN MENGGUNAKAN URINE SAPI
Urine /kencing ternak sapi, kambing, domba kini mulai dimanfaatkan petani sebagai bahan organic untuk menyiram tanaman. Kunggulan penggunaan bio urine yaitu volume penggunaan lebih hemat dibandingkan pupuk organik padat serta aplikasinya lebih mudah karena dapat diberikan dengan penyemprotan atau penyiraman, serta dengan proses akan dapat ditingkatkan kandungan haranya (unsur Nitrogen). Hasil analisis terhadap proses pengayaan N menggunakan Azotobacter pada prosesing bio urine kambing menunjukkan terjadi peningkatan kandungan hara N dari 0,34% menjadi 0,89%. penggunaan pupuk organik cair urine sapi dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia serta dapat mengurangi biaya produksi dalam bercocok tanam selain itu dengan menggunakan agensi hayati trichoderma dapat mencegah penyakit tular tanah pada tanamaan. Kelebihan Pupuk Organik Cair 1. Mempunyai jumlah kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan air lebih banyak jika dibandingkan dengan kotoran sapi padat 2. Mengandung zat perangsang tumbuh yang dapat digunakan sebagai pengatur tumbuh 3. Mempunyai bau yang khas urine ternak yang dapat mencegah datangnya berbagai hama tanaman. Pembuatan Pupuuk Organik Cair dari limbah urine sapi adalah sebagai berikut : Bahan dan alat : 1. Drum Plastik kapasitas 200 Liter 2. Urine Sapi 180 Liter 3. Air Cucian Beras 10 Liter 4. Gula Merah 1 Kg dicairkan dengan air 1 liter 5. Trichoderma cair 5 Liter 6. EM4 4 Liter Cara Pembuatan : Masukkan Urine Sapi ke dalam drum yang sudah di siapkam lalu air cucian beras di campurkan dengan trichoderma cair, setelah itu masukkan kedalam drum yang telah diisi urine sapi, aduk secara merata campurkan gula merah yang telah dicairkan dengan air 1 liter, masukkan kedalam drum bersamaan dengan EM4, aduk secara merata Fermentasi selama 20- 30 hari, diaduk seminggu 2 kali Pupuk Organik Cair (POC) Urine Sapi siap di gunakan Cara Penggunaan : Untuk perendaman biji : 1 liter pupuk urine + 10 liter air direndam selama 10 menit. Untuk pupuk cair yang diaplikasikan lewat daun : 1 liter pupuk urine per tangki semprot. untuk pupuk cair yang diaplikasikan dengan kocor : 5 Liter di campurkan kedalam drum 200 liter, dikocorkan ke tanaman bisa di campurkan dengan pupuk kimia NPK, SP36 dan KCL