Pembuatan Pupuk Organik Cair di Kecamatan Gunung Tuleh
Untuk membuat pupuk jenis cair, tentunya anda harus menyediakan bahan-bahan organik untuk memulai prosesnya. namun sebelum menuju ke cara pembuatan pupuk anda harus mengetahui dulu macam jenis dari pupuk organik cair seperti berikut. 1. Pupuk Organik Cair yang pertama didapatkan dari larutan pupuk organik yang telah jadi ataupun baru setengah jadi kedalam air, pupuk yang dilarutkan tersebut bisa dari beberapa pupuk organik seperti dari jenis pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos dan juga pupuk campuran lainnya. Caranya seperti dengan mencelupkan the celup kedalam air saja. 2. Pupuk Organik Cair yang kedua didapatkan dari sebuah hasil fermentasi, dengan sebuah bantuan mikro organisme tentunya. Cara Membuat Pupuk Sebelum anda bersiap untuk membuat pupuk untuk tanaman, tentunya ada bahan-bahan yang harus anda siapkan seperti berikut : 1 karung kotoran ayam, sapi atau kambing ½ karung dedak 30 kg tanaman seperti jerami, gedebung pisang atau bisa juga daun leguminosa 100 gram gula merah 50 ml Bioaktivator atau biasa disebut EM4 Air bersih Tong Plastik ukuran 100 L Selang aerotor transparan dengan diameter kira-kira 0,5 cm Botol plastik bekas ari mineral ukuran 1 liter Setelah semua bahan terkumpul maka selanjutnya menuju ke cara pembuatannya sebagai berikut: Siapkan Tong plastik untuk wadah pembuatan pupuk. Lubangi tutup tong tadi seukuran dengan selang aerotor Potong bahan-bahan organik yang ada seperti dedaunan untuk dijadikan bahan baku Masukkan semua ke dalam tong dan beri air. secukupnya dengan perbandingan bahan pupuk lebih banyak sekitar 1: 2 Aduk-aduk hingga merata adonan. Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan juga gula merah dengan 5 liter air Aduk larutan hingga merata. Masukan adonan EM4 kedalam tong yang berisi bahan baku tadi. Tutup tong dengan rapat. Masukan selang lewat tutup tong di lubang tadi. Beri perekat pada selang masuk sehingga tidak ada udara yang masuk Biarkan saja ujung selang yang lain masuk kedalam botol air mineral yang telah diberi air Tunggu hingga 7 sampai 10 hari. untuk mengecek tingkat kematangan, anda hanya perlu membuka penutup tong dan cium bau adonan. Jika wanginya sama seperti tape, ini artinya adonan sudah matang. Pisahkan zat cairan dengan ampasnya, hal tersebut bisa dengan cara menyaring adonannya. Masukkan lagi sebuah cairan tadi yang telah melewati penyaringan pada sebuah botol plastik ataupun juga kaca Tutup rapat kembali Pupuk organik cair siap digunakan.