Loading...

Pemeliharaan dan Panen Tanaman Buah Stroberi

Pemeliharaan dan Panen Tanaman Buah Stroberi
PemupukanPemupukan dasar dilakukan dengan memberikan pupuk majemuk (NPK) sebanyak 300-400 kg/ha dengan perbandingan 12:10:18. Selanjutnya pemupukan susulan pada sistim bedengan dan guludan dilakukan pada saat tanaman berumur 1,5 - 2 bulan setelah tanam. Pupuk yang diberikan adalah Urea (133 kg), TSP (166 kg), dan KCL (100 kg) per hektar. Pupuk diberikan dengan cara ditabur d antara barisan tanaman, kemudian ditutup tanah, selanjutnya bedengan dan guludan disiram. Pemangkasan Daun-daun yang terlalu rimbun dan banyak bersulur dipangkas. Pemangkasan daun dan sulur hendaknya dilakukan secara teratur, terutama membuang daun-daun tua atau daun rusak yang disebabkan oleh serangga hama dan penyakit. Pemangkasan biasanya dilakukan juga pada bunga pertama dan buah stadium pentil yang berlebihan. Tujuannya agar setelah tanaman berumur 3-4 hari sejak berbunga dapat diperoleh buah berukuran besar dan berkualitas prima. Pengendalian Hama dan Penyakit Hama dan penyakit penting yang menyerang stroberi dan pengendaliannya adalah:1. Kutu daun Kutu daun biasanya hidup bergerombol di permukaan daun bagian bawah, kuncup bunga, dan pucuk. Cara penyerangannya dengan mengisap cairan sel tanaman. Cara pengendalian kutu daun adalah dengan cara menjaga kebersihan kebun dan dengan insektisida Fastac 15 EC. 2. Kepik Kepik menyerang bunga dan buah. Pengendalian dilakukan dengan Mevinfos. 3. Kutu Putih Kutu putih menyebabkan titik-titik klorosis pada daun yang masih bergulung. Pengendaliannya dengan menggunakan insektisida. 4. Kumbang moncong Kumbang moncong menyerang bunga. Pengendaliannya dengan menggunakan Thiodan. 5. Lundi (Larva kumbang) Larva kumbang menyerang akar. 6. Nematoda, perusak akar, daun, dan penyebab kekerdilan.7. Penyakit yang disebabkan cendawan Penyakit yang disebabkan cendawan adalah penyakit empelur merah. Pencegahan dilakukan dengan fumigasi tanah. 8. Busuk akar Phythium, Busuk akar Phythium, merupakan bentuk cendawan yang menyerang akar tanaman. Pengendalian dengan Agrimism.9. Layu bakteri Pengendalian Layu bakteri dilakukan dengan menggunakan Agrimism. 10. Bercak daun Pengendalian Bercak daun dilakukan dengan menggunakan Agrimism. PanenWaktu panen yang paling baik adalah pada pagi atau sore hari serta keadaan cuaca cerah. Panen dilakukan secara periodik sebanyak dua kali seminggu. Masa panen berlangsung 3-4 minggu dengan frekuensi 2 (dua) kali pemanenan setiap minggu. Pemetik yang sudah biasa dapat memetik 5-7 kg buah per jam. Setiap tanaman yang subur dapat menghasilkan sekitar 4-6 kg buah (ukuran buah yang paling besar). Makin lama, buah yang dipetik makin kecil. Buah yang sudah dipetik disusun dengan cara hati-hati di dalam kotak dan segera dibawa ke tempat penampungan karena sinar matahari dapat merusak kualitas buah. Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat) Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian