Loading...

Pemeliharaan Tanaman Kelapa

Pemeliharaan Tanaman Kelapa
Pemeliharaan Tanaman Kelapa Kelapa atau Cocos nucifera adalah anggota tunggal dalam marga cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae. Tumbuhan ini hampir semua bagiannya bermanfaat bagi manusia. Oleh sebabnya, dianggap sebagai tumbuhan serbaguna. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini. Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari pesisir samudra hindia disisi asia, namun kini telah menyebar luas di seluruh pantai tropik. Desa Cangkring Kecamatan Sadang Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, meupakan salah satu daerah yang berpotensi untuk pengembangan tanaman kelapa. Oleh karena itu, didukung oleh dinas terkait untuk pengembangannya dan mendapatkan droping bibit tanaman kelapa. Senin, 24 Juni 2019 BPP Kecamatan Sadang bersama Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah melaksanakan kegiaan Pembinaan Komoditas Kelapa di Desa Cangkring Kecamatan Sadang sebagai bentuk tindak lanjut dari adanya bantuan bibit tanaman kelapa tahun 2018. Pembinaan ini ditujukan untuk petani penerima bantuan bibit tanaman kelapa agar dapat merawat tanaman kelapa yang sudah ditanam dengan baik dan benar. Berikut adalah langkah-langkah pemeliharaan tanaman kelapa : Penjarangan dan Penyulaman Penyulaman dilakukan terhadap tanaman yang tumbuh kerdil terserang hama dan penyakit berat dan mati, dilakukan pada musim hujan setelah sebelumnya didongkel dan dibongkar pada musim kemarau. Penyiangan Penyiangan dilakukan pada piringan selebar 1 meter pada tahun pertama, pada tahun kedua 1,5 meter, dan 2 meter pada tahun ketiga. Caraya menggunakan parang yang diayukan ke arah dalam, memotong gulma sampai batas permukaan tanah dengan interval penyiangan 4 minggu sekali (pada musim hujan), atau 6 minggu - 2 bulan sekali (pada musim kemarau). Pembubunan Dilakukan setelah tanaman menghasilkan dengan cara menimbunkan tanah dibagian atas permukaan sekitar pohon hingga menutup bagian batang pohon yang dekat dengan akar. Perempalan Dilakukan terhadap daun dan penutup bunga yang telah kering (berwarna coklat), dengan cara memanjat pohon kelapa ataupun dibiarkan sampai jatuh sendiri. Pemupukan Pemupukan dilakukan apabila tanah tidak dapat menyediakan unsur hara yang dibutuhkan. Pengairan dan Penyiraman Penyiraman dilakukan pada musim kemarau untuk mencegah kekeringan, dilakukan setiap 2 atau 3 hari sekali pada sore hari dengan cara dialirkan melalui parit-parit di sekitar bedengan atau disiramkan langsung. Penyemprotan Pestisida, dilakukan setiap 20 hari sekali.