Pupuk adalah suatu bahan yang bersifat organik ataupun anorganik, bila ditambahkan ke dalam tanah ataupun tanaman dapat menambah unsur hara serta dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, atau kesuburan tanah. Pemupukan adalah cara-cara atau metode pemberian pupuk atau bahan-bahan lain seperti bahan kapur, bahan organik, pasir ataupun tanah liat ke dalam tanah. Ada beberapa hal penting yang perlu dicermati untuk mendapatkan efisiensi dalam pemupukan, antara lain: jenis pupuk yang digunakan, sifat dari pupuk itu sendiri, waktu pemupukan dan syarat pemberian pupuk serta cara atau metode pemupukan. Penggunaan pupuk yang berlebihan pada tanaman dapat menyebabkan residu di dalam tanah yang besar. Pemupukan berimbang sangat penting pada budidaya tanaman jagung karena jagung termasuk tanaman yang rakus dengan unsur hara, dengan ada pemupukan berimbang dapat mengeffesiensikan serapan unsur hara pada tanaman jagung. Kursus pada kegiatan Sekolah Lapang yang dilaksanakan di Desa Arul Durian/WKPP Arul Durian membarikan pembelajaran tentang cara pemberian pemupukan berimbang dan manfaatnya. Kegiatan kursus dipimpin oleh Zulkifli dan dibantu oleh (Kepala BPP Serbajadi, BABINSA sebagai mitra pemyuluh, Penyuluh PNS, dan Penyuluh THLTB). Sebelum pemupukan terlebih dahulu dilakukan Uji Tanah agar mengetahui kebutuhan pupuk pada tanah yang akan ditanami, takaran pemupukan berimbang dalam kegiatan kursus di Desa Arul Rampah ialah pupuk kandang 600 kg, pupuk Urea 60 kg, pupuk TSP 30 kg, dan KCL 30 kg per 8 ha. Pemupukan berimbang sangat penting bagi tanaman jagung karena dapat meningkatkan produksi dan menjaga kondisi tanah terhadap residu tanah, adapun cara dan manfaat pemupukan berimbang antara lain:Cara pemupukan:1. Pemupukan organik (pupuk kandang) dilakukan pada saat pengolahan tanah,2. Pemupukan dasar (urea, TSP, dan KCL) dilakukan pada saat penanaman tanaman jagung,3. Khusus pemupukan Urea dilakukan 2 atau 3 kali pemberian diselang pertumbuhan tanaman jagung dikarenakan pupuk urea sutu pupuk yang mudah menguap sehingga penyerapannya tidak effektif.Manfaat pemupukan berimbang:1. Menghemat penggunaan pupuk,2. Memperbaiki aerasi tanah, struktur tanah, tekstur tanah, dan meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme dalam tanah,3. Mengeffesiankan penyerapan tanah karena unsur hara dapat diikat oleholeh tanah lebih lama,4. Dengan meningkatnya pertumbuhan mikroorganisme tanah dapat menambah unsur hara tanah dari hasil metabolisme mikroorganisme tanah,5. Mengurangi residu tanah dari pemakaian pupuk yang berlebihan.Kursus di Desa Arul Durian berjalan dengan lancar dan petani sangat merasa senang karena lebih memahami penting pemupukan berimbang. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi petani dengan penyuluh dalam memajukan dan meningkatkan produksi tanaman jagung di WKBPP Serbajadi. Penulis: Ade Alavan, SP, Zilkifli, Admin Cyber Extention.