Pemupukan berimbang adalah pemupukan yang dilandasi dengan kebutuhan akan unsur makro dan mikro sesuai dengan kebutuhan tanaman. Unsur makro adalah unsur yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang relatif besar seperti N, P, K. sedangkan unsur mikro adalah unsur yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah relatif sedikit contohnya Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B dan lain-lain. Dosis pupuk berimbang: untuk setiap ton gabah yang dihasilkan tanaman padi membutuhkan hara N sekitar 17,5 Kg; P sebanyak 3 Kg, dan K sebanyak 17 Kg. agar pemberian pupuk dapat efektif dan efesien penggunaan pupuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan ketersediaan hara dalam tanah. Kebutuhan N tanaman dapat diketahui dengan mengukur tingkat kehijauan warna daun dengan menggunakan bagan warna daun (BWD). Pemupukan P dan K disesuaikan dengan hasil analisis status hara tanah sawah. Jika menurut tabel rekomendasi kecamatan dosis pupuk yang cukup untuk tanaman padi khususnya di wilayah Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran adalah (5 : 3 : 2 ) 500 kg pupuk organik + 300kg NPK Phonska + 200 kg urea tiap satuan hektar. Dengan ini diharapkan petani dapat melakukan pemupukan berimbang di lahan sawah mereka dengan tepat sehingga produktivitas hasil usahataninya dapat meningkat.