Loading...

Pemupukan Dasar Pada Tanaman Jagung

Pemupukan Dasar Pada Tanaman Jagung
Dalam budidaya tanaman jagung, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan hasil yang optimal tanaman jagung membutuhkan unsur hara yang cukup selama masa pertumbuhannya. Oleh sebab itu pemupukan dibutuhkan sebagai faktor penentu keberhasilan budidaya jagung untuk menyediakan semua unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Pemupukan adalah salah satu cara untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produksi tanaman dengan relatif cepat, serta menyuburkan media tanah yang digunakan. Memupuk juga akan membantu menghambat hama dan pertumbuhan penyakit pada tanaman jagung dengan tepat. Pemupukan yang sering diabaikan oleh petani adalah pemupukan dasar. Petani beranggapan bahwa pemupukan sebelum ada tanaman adalah hal yang sia – sia dan tidak bermanfaat, padahal pada fase awal pertumbuhan merupakan fase yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pemupukan dasar berfungsi untuk menyiapkan nutrisi bagi pertumbuhan awal tanaman. Pada saat kecambah, tanaman mengambil nutrisi dari biji jagung, setelah beberapa hari nutrisi dari biji jagung akan habis dan pada saat inilah akar tanaman mulai berperan. Pada saat inilah terjadi adaptasi lingkungan yang biasanya diikuti dengan stres tanaman. Semakin lama stres yang dialami tanaman maka akan menghambat proses pertumbuhan tanaman selanjutnya. Pada fase inilah peran pemupukan dasar sebagai penyedia nutrisi bagi pertumbuhan awal tanaman jagung sehingga dapat memperpendek masa stres tanaman. Selain itu pemupukan dasar juga dapat memacu pertumbuhan tanaman lebih cepat dan sehat. Manfaat unsur hara bagi tanaman jagung : Nitrogen (N) - Membuat tanaman tumbuh lebih hijau dan segar - Memicu pertumbuhan dan perkembangan tanaman - Meningkatkan kandungan protein hasil panen Fosfor (P) - Membantu proses pertumbuhan dan pembentukan akar dengan baik - Mempercepat terbentuknya bunga serta pemasakan buah dan biji - Meningkatkan komponen hasil panen biji – bijian - Meningkatkan kualitas benih dan bibit Kalium (K) - Membuat tanaman lebih tegak dan kokoh - Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama penyakit dan kekeringan - Meningkatkan pembenatukan gula dan pati - Meningkatkan ketahanan hasil panen selama pengangkutan dan penyimpanan Sulfur (S) - Meningkatkan hasil panen dengan memperbaiki warna, rasa, aroma serta besar biji. - Membuat tanaman lebih hijau. Metode pemupukan yang dilakukan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta panen jagung yang dihasilkan. Apabila pemupukan dilakukan dengan tepat maka panen yang dihasilkan akan bisa optimal. Maka dari itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pemupukan seperti waktu, dosis, cara dan jenis pupuk yang digunakan. Pemupukan dasar diberikan dengan cara ditugal. Jarak antara pupuk dan tanaman adalah 5 cm untuk pemupukan dasar, 10 Cm untuk pemupukan susulan I, 15 Cm untuk pemupukan susulan II. Setelah dipupuk tutup kembali lubang dengan tanah untuk menghindari hilangnya pupuk karena penguapan dan air hujan. Penutupan lubang pupuk ini juga sering diabaikan petani karena dianggap kurang efisien. Pemupukan diberikan dengan dosis : 75 kg urea, 500 kg petroganik, dan 150 kg phonska untuk tiap-tiap hektar. Pemberian pupuk ini dilakukan dengan cara ditugal di samping benih dalam baris tanaman dengan jarak 5 cm. Pupuk yang diberikan disamping masing-masing tanaman ini tujuannya agar menghindari terjadinya kompetisi antar tanaman. Oleh : Moh. Syaiful Bahri Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bandung Sumber : http://www.gagaspertanian.com/2012/02/cara-tepat-memupuk-jagung.html https://www.nuansa.web.id/perkebunan/cara-pemupukan-jagung/ http://fredikurniawan.com/cara-pemupukan-tanaman-jagung-manis/