Loading...

Penanaman Padi

Penanaman Padi
Tanaman padi merupakan asal muasal dari beras. Beras merupaka kebutuhan utama masyarakat Indonesia untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat. Kecukupan dan keberhasilan budidaya tanaman padi menjadi penentu untuk mencukupi kebutuhan. Tanpa tanaman padi manusia tidak dapat mengkonsumsi nasi, sehingga budidaya tanaman padi harus dikembangkan oleh petani di Indonesia. Karena itu diharapkan semakin bertambah para petani yang mengembangkan budidaya tanaman padi. Untuk mendapatkan tanaman padi yang berkwalitas diperlukan cara tanam padi dan proses penanaman yang baik dan benar. Berikut ini beberapa langkah cara menanam padi sampai panen yang harus diperhatikan : Persiapan media tanam Pemilihan bibit Persemaian Penanaman Perawatan lahan Pencegahan hama dan penyakit Pemanenan. Namun yang dibahas dalam materi ini adalah focus pada Penanaman padi. Penanaman padi dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu dengan cara tradisional dan cara modern. Penanaman dengan cara modern yaitu penenaman yang dilakukan dengan mesin. Dengan transplanter dimana pesemaian benih menggunakan kotak. Penanaman secara tradisional didahului dengan pekerjaan pencabutan bibit di pesemaian. Bibit yang akan dicabut adalah bibit yang sudah berumur 10 - 18 hari (tergantung jenisnya), berdaun 5-7 helai. Sebelum pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air agar tanah menjadi lunak dan memudahkan pencabutan. Caranya, 5 sampai 10 batang bibit kita pegang menjadi satu kemudian ditarik ke arah badan kita, usahakan batangnya jangan sampai putus. Ciri-ciri bibit yang baik antara lain: • Umurnya tidak lebih dari 21 hari • Tingginya kurang lebih 25 cm • Berdaun 5-7 helai • Batangnya besar dan kuat • Bebas dari hama dan penyakit Bibit yang telah dicabut lalu diikat dalam satu ikatan besar untuk memudahkan pengangkutan. Bibit yang sudah dicabut harus segera ditanam, jangan sampai bermalam. Penanaman padi yang baik harus menggunakan larikan ke kanan dan ke kiri dengan jarak 20 x 20 cm, hal ini untuk memudahkan pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan dan memungkinkan setiap tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup dan zat-zat makanan secara merata. Dengan berjalan mundur tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, tiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira3 atau 4 cm. usahakan penanaman tegak lurus jangan sampai miring. Usahakan penanaman bibit tidak terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Bibit yang ditanam terlalu dalam akan menghambat pertumbuhan akar dan anakannya sedikit. Bibit yang ditanam terlalu dangkal akan menyebabkan mudah reba atau hanyut oleh aliran air. Dengan demiikian jelas bahwa penanaman bibit yang terlalu dalam maupun terlalu dangkal akan berpengaruh pada hasil produksi.