Loading...

PENERAPAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 4:1 DI KECAMATAN BABELAN KABUPATEN BEKASI

PENERAPAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 4:1 DI KECAMATAN BABELAN KABUPATEN BEKASI
Penyuluh tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi bisa juga berbuat/ menjadi pelaku. Kecamatan Babelan Desa Babelan Kota Kabupaten Bekasi di lahan Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya II Bapak M. Rijan, sudah mulai menerapkan teknologi sistem tanam jajar legowo 4:1 yaitu seluas 2500 m2. Penerapan teknologi system tanam jajar legowo 4:1 disampaikan dan dipraktekkan oleh seluruh Penyuluh Kecamatan Babelan sebagai kegiatan dalam rangka memberikan percontohan bagi para petani. Sistem tanam jajar legowo 4:1 merupakan salah satu komponen teknologi PTT Padi yang dapat meningkatkan produksi serta memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT). Jajar tanam legowo merupakan cara tanam dengan beberapa barisan tanaman kemudian diselingi oleh 1 baris kosong dimana jarak tanam pada barisan pinggir ½ kali jarak tanaman pada baris tengah. Teknik penerapan jajar legowo 4:1 adalah sebagai berikut:a. Pembuatan Baris TanamLahan sawah dalam keadaan macak-macak melumpur dan rata, lakukan pembentukkan garis tanam dengan cara menarik caplak. Jarak tanam jajar legowo 4:1 (40x20x10 cm).b. TanamBibit padi umur Menurut keterangan Bapak M. Rijan dengan menerapkan jajar legowo 4:1 dapat mempermudah dalam perawatan, dan pemeliharaan tanaman kita tidak perlu menginjak tanaman, intensitas matahari yang masuk dapat lebih merata, dan jika dipandang dari jauh terlihat rapih dan bagus, serta hasil produksi gabah meningkat. Sebelum menerapkan jajar legowo 4:1 hasilnya 5 ton/ha, tetapi setelah menerapkan jajar legowo 4:1 hasilnya meningkat menjadi 6 ton/ha. Persentase peningkatan sebesar 1,67%. (Penulis : Kukuh Kartika, SP. THL TBPP Kec. Babelan Kab. Bekasi)