Pengelolaan tanah merupakan cara awal yang dilakukan sebelum mulai penanaman. Pengelolaa tanah perlu dilakukan sebaik – baiknya agar terbentuk hasil yang optimal. Beberapa tahapan cara pengelolaan tanah pada lahan yang akan ditanami tanaman hortikultura khususnya melon. Persiapan Pengukuran pH tanah, karena pH yang diperlukan untuk budidaya melon adalah 5,8 – 7,2 2), tanah yang baik untuk penanaman adalah tanah liat berpasir. Penetapan waktu tanam, saat musim hujan sebaiknya menanam melon menggunakan teknik hidroponik. Karena jika menggunakan lahan terbuka, akan menimbulkan kerusakan pada melon karena sering terguyur hujan. Penetapan luas areal penanaman Pengolahan Tanah Penggarukan atau pencangkulan lahan dilakukan sebaik mungkin keadaan tanahnya harus cukup kering. Karena kita bisa mudah membentuk tanah yang semula berbongkah-bongkah dan cukup liat, tanah yang beremah-remah dan cukup sarang (mudah diserap air). Dengan tanah tersebut akan menguntungkan tanaman. Selain perakarannya mudah menembus tanah, juga akan mudah bernapas Pembentukan Bedengan Selama 5–7 hari lahan dibiarkan kering setelah dibajak (atau dibalik). Proses iniakan membuat tanah menjadi lengket dan berbongkah sehabis dibajak menjadi agak hancur karena mengalami proses pengeringan matahari dan penganginan.Selama proses tersebut beberapa senyawa kimia yang beracun dan merugikan tanaman dan akan hilang perlahan-lahan. Lahan dibuat petakan dengan tali rafia untuk membentuk bedengan dengan ukuran panjang bedengan maksimum 12–15 m; tinggi bedengan 30–50 cm; lebar bedengan 100–110 cm; dan lebar parit 55–65 cm. Bentuk bedengan Bedengan dibentuk dengan cara mencangkuli bongkahan tanah menjadi struktur tanah yang remah/gembur. Bila telah bentuk bedengan terlihat, baik itu bedengan kasar/ setengah jadi bedengan tersebut dikeringanginkan lagi selama seminggu agar terjadi proses oksidasi/penguapan dari unsur-unsur beracun ada hingga menghilang tuntas. Ukuran dan jarak bedengan panjang maksimum 15 m tersebut akan memudahkan perawatan tanaman dan mempercepat pembuangan air, terutama di musim hujan.Tinggi bedengan dibuat sesuai dengan musim dan kondisi tanah. Pada musim hujan tinggi bedengan 50 cm agar perakaran tanaman tidak terendam air jika hujan pada musim kemarau tinggi bedengan cukup 30 cm, karena untuk memudahkan perawatan pada saat bedengan digenangi.Parit dibuat dengan lebar 55–65 cm adalah untuk memudahkan perawatan Pengapuran Pengapuran Hanya dilakukan pada tanah yang masam. Berfungsi untuk menaikkan pH dan menambah unsur hara kalsium 5) Pemasangan mulsa hitam perak Pemasangan mulsa PHP sebaiknya dilakukan pada saat panas matahari terik agar mulsa dapat memuai sehingga menutup bedengan dengan tepat Penanaman Penentuan Pola Tanam Tanaman melon merupakan tanaman semusim yang biasa ditanam dengan pola monokultur. Pembuatan Lubang Pada Mulsa Pembuatan lubang tanam dengan menggunakan pelat pemanas atau memanfaatkan bekas kaleng susu kental. Plat pemanas yang berupa potongan besi dengan diameter 10 cm, dibuat sedemikian rupa hingga panas yang ditimbulkan dari arang yang dibakar mampu melubangi mulsa php dengan cepat. Model penanaman dapat berupa dua baris berhadap-hadapan membentuk segiempat atau dua baris berhadap-hadapan membentuk segitiga. Penanaman Bibit Bibit yang telah di semai + 3 minggu dipindahkan kedalam besar beserta medianya. Akar tanaman diusahakan tidak sampai rusak saat menyobek polibag kecil. Cetakan tanah yang telah berisi bibit melon, diletakkan pada lubang yang telah ditugal dan diusahakan agar tidak pecah/hancur karena bisa mengakibatkan kerusakan akar dan tanaman akan layu jika hari panas. Pemeliharaan Tanaman Penjarangan dan Penyulaman Penjarangan dan penyulaman dilakukan bila dalam waktu 2 minggu setelah tanam bibit tidak menunjukkan pertumbuhan normal. Tanaman dicabut beserta akarnya kemudian diganti dengan bibit. Hal ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman muda ini dapat lebih beradaptasi dengan lingkungan barunya. Penyulaman dan penjarangan biasanya dilakukan selama 3 – 5 hari, karena kemungkinan dalam seminggu pertama masih ada tanaman lainnya yang perlu disulam. Saat setelah selesai penjarangan dan penyulaman tanaman baru harus disiram air. Penyiangan pada budidaya melon sistem mulsa php penyiangannya dilakukan pada lubang tanam dan parit di antara dua bedengan. Gulma yang tidak dibersihkan menyebabkan lingkungan pertanaman lembab sehingga merangsang penyakit. Gulma juga dapat sebagai inang hama dan nematoda yang merugikan. Pembubunan untuk pembubunan pertama-tama kita lakukan adalah pemupukan awal dan mensterilkan lahan di situ. Tujuannya adalah setelah tanah diolah dan dipupuk, tanah akan menjadi subur dan akan terbebas dari hama dan penyakit. Saat melakukan pemupukan, tanah yang sebelumnya sudah diolah, telah dikelentang selama 2 minggu. Perempelan dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan merupakan cabang utama. Pemupukan diberikan sebanyak 3 kali, yaitu 20 hari setelah ditanam,tanaman berusia 40 hari (ketika akan melakukan penjarangan buah) dan pada saat tanaman berusia 60 hari (saat menginjak proses pematangan). Penyiraman tanaman di siram sejak masa pertumbuhan tanaman, sampai tanaman akan dipetik buahnya. Saat menyiram jangan sampai air siraman membasahi daun dan air dari tanah jangan terkena daun dan buahnya. Tujuannya adalah supaya tanaman tidak dijangkiti penyakit yang berasal dari percikan tersebut, kalau daun basah kuyup akan mengundang jamur sangat besar. Penyiraman dilakukan pagi-pagi sekali atau malam hari. II MANFAAT BUAH MELON. Membantu Pertumbuhan Gigi dan Tulang Melon kaya akan kandungan vitamin A untuk 1 buah melon saja, mampu mencukupi 25% kebutuhan vitamin A. Vitamin A sangat baik bagi pertumbuhan gigi, tulang dan mata. Mencegah Penyakit Kanker Buah melon merupakan sumber likopen, yaitu semacam senyawa aktif yang dapat membunuh sel-sel jahat penyebab kanker. Selain itu, melon juga mampu menurunkan resiko penyakit jantung. Pencegah Penyakit Gula Darah Kandungan air dan gula alami pada buah melon mampu mencegah penyakit diabetes. Melancarkan Proses Pencernaan Buah melon yang kaya akan kandungan serat dan air mampu membantu melancarkan proses pencernaan. Mengandung Kolagen untuk Kesehatan Kulit Hasil penelitian buah melon memiliki banyak kandungan kolagen, zat yang dapat membantu mempercepat proses regenerasi kulit dan pelepasan sel-sel kulit mati. KANDUNGAN GIZI BUAH MELON Dalam 100 gram daging buah melon terdapat zat gizi penting sepert: Karbohidrat 14,8 gr Protein 1,55 gr Lemak 0,5 gr Potassium 546,9 mg Vitamin A 5.706,5 IU Vitamin C 74,7 mg Penyusun : Dede Rohayana DAFTAR PUSTAKA Ibnu Retno Pengelolaan Tanah Pada Tanaman Melon http://www.manfaatdaun.com/2020/12/manfaat-dan-khasiat-buah-melon-untuk-kesehatan.html)