Loading...

PENGEMBANGAN PELAKU UTAMA BERDASARKAN PENDEKATAN AGRO ECOLOGYCAL ZONE (AEZ) DI KABUPATEN BEKASI

PENGEMBANGAN PELAKU UTAMA  BERDASARKAN PENDEKATAN AGRO ECOLOGYCAL ZONE (AEZ) DI KABUPATEN BEKASI
Dalam rangka Kegiatan Pengembangan Pelaku Utama, maka Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan, dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Kabupaten Bekasi bekerjasama BPPT Provinsi Jawa Barat mengadakan Sosialisasi Kegiatan Pendamping Peningkatan Kapasitas Pelaku Utama berdasarkan Agro Ecologycal Zone (AEZ) di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Farida Agung Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi pada hari Rabu (3/12/2014). Dalam kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 75 orang terdiri dari PNS Struktural dilingkup BP4KKP, PNS Fungsional, Penyuluh THL-TBPP, Penyuluh P2BN dan perwakilan kelompok tani tanaman pangan. Kepala Bidang Kelembagaan dan Penyelenggaraan Penyuluhan Ir. Yeta Hendriwideta selaku Ketua Panitia mengungkapkan "Tujuan kegiatan sosialisasi kegiatan pedampingan peningkatan kapasaitas pelaku utama beradasarkan Agro Ecologycal Zone (AEZ) adalah untuk mendukung P2BN di Provinsi Jawa Barat. Fokus BP4KKP Kab Bekasi adalah peningkatan kapasitas pelaku utama berdasarkan Agro Ecologycal Zone (AEZ) sehingga komoditas unggulan dapat dikembangkan oleh kelompok tani secara mandiri di setiap kecamatan. Tahun ini baru dikembangkan di Kecamatan Pebayuran, Bojongmangu, Sukatani, dan Sukakarya". Dalam kegiatan ini dijelaskan secara rinci oleh BPPT Provinsi Jawa Barat tentang Pemetaan Tanah melalui pendekatan Agro Ecologycal Zone (AEZ), Varietas Padi, Rekaya Teknis melalui jarak tanam, dan Web Kalender Tanam (KATAM). Oleh : Wahyu Utomo, THL-TBPP Kec. Tarumajaya Kab. Bekasi