Cara pengendalian hama dan penyakit terpadu (PHT) merupakan pendekatan penegendalian yang memperhitungkan factor ekologi sehingga pengendalian dilakukan agar tidak terlalu mengganggu keseimbangan alami dan tidak menimbulkan kerugian besar. PHT merupakan paduan berbagai cara pengendalian hama dan penyakit, diantaranya melakukan monitoring populasi hama dan kerusakan tanaman sehingga penggunaan tehnologi pengendalian bule pada tanaman jagung dapat lebih tepat. Prinsip dasar pengendalian hama dan penyakit secara terpadu, pada tanaman jagung dengan melaksanakan : Identifikasi secara pasti jenis dan populasi hama dan penyakit. Memperkirakan tingkat kerusakan/serangannya.Menguasai teknik-teknik pengendaliannya. Beberapa teknik dan tahapan pengendalian hama dan penyakit bule pada tanaman jagung secara terpadu : Kenali varietas yang tahan terhadap hama / penyakit tertentu. Berilah tambahan festisida pada benih jagung yang akan siap di tanam Upayakan tanaman sehat sejak dari bibit, Kendalikan secara bertahap dengan Fisik dan mekanis, Hayati (parasit dan predator),Semi kimia (feromon),Pestisida kimiawi Penyebab tanaman jagung terkena serangan bule : 1. Sering di tanami jagung terus menerus di lahan tersebut. 2.Penanaman tidak serempak 3.Kelembapan yang tinggi. 4.Jamur pada tanah 5.Terlalu banyak menggunakan urea ( N ). Penanggulangan serangan bule pada tanaman jagung : a.Tidak di Tanami jagung selama 3 tahun. b.Penanaman serempak.c.Mengurangi urea pada tanaman masih berusia muda d.Mengaplikasi pupuk hayatie. Menggunakan obat pencegah bule. Penambahan pestisida ke biji jagung sebelum di tanam caranya :- Gunakan campuran pestisida yang cocok di areal sawah. Gunakan waktu / musim yang tepat. Perbandingan air yang di campur dengan pestisida untuk obat bule 25 ml setiap 1 kg benih jagung. Campur jangan menggunakan tangan, bisa di masukan plastic atau ember kocok – kocok sampai kering. Kering anginkan dan di kemas, setelah kering biji jagung siap di tanam. Langkah tanaman jagung ketika sudah kena serangan bule : 1.Cabutlah tanaman jagung yang ada indikasi terkena bule 2.Masukkan ke dalam plastic atau sak, agar virus bulenya tidak menyebar. 3.Jika berumur kurang dari 14 hari, bisa di lakukan aplikasi pestisida. Penulis : Yahman, SP (PPL BPP Pucakwangi)Sumber : Juknis SL Jagung