Loading...

Pengendalian Gulma Padi Sawah

Pengendalian Gulma Padi Sawah
Gulma adalah salah satu kendala utama dalam memperoleh hasil yang tinggi dalam budidaya padi sawah. Persaingan gulma dengan padi dalam stadia pertumbuhan hingga masa pematangan sangat besar sekali pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen. Pengendalian gulma padi sawah, umumnya sudah dilakukan oleh para petani, baik dengan penggunaan tenaga manusia (penyiangan tangan) dengan peralatan khusus (landak/gasrok) ataupun cara kimiawi dengan penggunaan herbisida.Pengendalian Secara Kimia Banyak sekali jenis herbisida yang bisa digunakan untuk mengendalikan gulma pada padi sawah. Herbisida dibagi dalam dua jenis, yaitu herbisida pra tumbuh dan herbisida pasca tumbuh. Cara penggunaan herbisida (racun rumput), herbisida yang disemprotkan sesudah gulma tumbuh biasanya jenis yang dapat membunuh gulma secara cepat. Kadang-kadang herbisida itu juga dapat mengenai padi, sehingga daun padi akan menguning untuk sementara sebelum sembuh kembali setelah diberi pupuk susulan. Saat sekarang sudah ada herbisida yang bersifat selektif, artinya Artinya, kalau kita semprotkan pada padi sawah akan sangat efektif mengendalikan gulma tetapi tidak meracuni atau mengganggu tanaman padi. Herbisida Setoff 20 WG adalah salah satu dari banyak jenis herbisida yang dapat dipergunakan untuk menanggulangi gulma di pertanaman padi di sawah. Herbisida ini sudah terbukti dapat mengendalikan secara efektif gulma-gulma yang sering terdapat pada areal padi sawah seperti eceng, wewehan, genjer, semanggi dan lain-lain. Oleh: Rogerius P.Rao, SP PP Muda BPP Noemuti Kabupaten TTU