PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TIM BRIGADE OPT PADA TANAMAN PADI SAWAH DIPOKTAN IYA LARA
Pengendalian hama dan penyakit yang lakukan oleh tim brigade OPT dari Dinas Pertanian Kab. Sumba Barat di Poktan Iya Lara Desa Modu Waimaringu Kecamatan Kota Waikabubak dengan luas hamparan 10 ha,komoditas padi sawah,varietas sito bagendit,umur tanaman 42 hst dengan OPT yang ditemukan penyakit bercak coklat, hama putih maka kesimpulan yang diambil perlu dilakukan pengamatan lanjutan dengan rekomendasi 1). Sanitasi Lahan, 2). Pengatruran air (kurangi air untuk mengurangi populasi hama putih), 3). Jika intensitas serangan bertambah perlu ada tindakan pengendalian mengunakan pestisida nabati. Maka pada bagian ini dikemukakan gejala berbagai penyakit tanaman padi dan strategi pengendaliannya. Beberapa penyakit dapat menular melalui benih yang terkontaminsasi. Oleh karena itu perlu diketahui gejala penyakit dilapangan. Jika gejala penyakit masih dibawah ambang ekonomis segera dikendalikan. Penyakit utama Penyakit tanaman padi berdasarkan penyebabnya dibedakan 2 kelompok utama yaitu : 1). Penyakit padi yang disebabkan oleh bakteri Hawar daun bakteri (bacterialblight) Hawar daun bergaris (bacterialleafstreak) Blas (blast) Bercakcoklat (brown spot) 2). Penyakit padi yang disebabkan oleh virus Tungro Kerdilrumpun Kerdilhampa Siklus Penyakit Virus terdapat pada batang padi sisa pa nen dan beberapa gulma jenis rumput-rumputan.Selain itu padi yang tumbuh dari benih tanaman terinfeksi juga dapat menjadi sumber penyakit. Pengendalian Penyakit Penanaman serempak, varietas padi tahan penyakit, pemusnahan tunggul-tunggul padi dan gulma. Pengendalian dengan insektisida. Oleh : RIDWAN REPI,SST Penyuluh Pertanian BPP Kalimbu Kuni Kec.Kota Waikabubak – Kab. Sumba Barat