PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG DI DESA BUMIRESTU LAMPUNG UTARA
Salah satu OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman ) pada tanaman padi adalah Penggerek Batang, akibat dari hama ini adalah menurunnya hasil yang didapat oleh petani. Ada 6 spesies, 5 dr famili Pyralidae dan 1 dari famili Noctuinade famili Pyralidae:1. Penggerek batang padi kuning 2. Penggerek batang padi putih 3. Penggerek batang padi bergaris 4. Penggerek batang padi kepala hitam 5. Penggerek batang padi berkilat Ciri-ciri: famili Noctuidae:6. Penggerek batang padi merah jambu Ciri-Ciri:a. Liang-liang gerek yang dibuat larva dapat memutuskan perjalanan air dan unsur hara dari akar sehingga dapat melemahkan tanamanb. Fase vegetatif : mematikan titik tumbuh sehingga daun tengah dan pucuk tanaman mati. Pucuk yang mati berwarna coklat dan gampang dicabut ( lebih dikenal dengan sundep )c. Fase generatif : mengerat pangkal malai sehingga malai mati. Malai yang mati akan tetap tegak, berwarna abu-abu putih dan bulirnya hampa, jika dicabut pada pangkalnya terdapat bekas gigitan larva ( biasa disebut terkena beluk) Pengendalian penggerek batang1. Pengaturan pola tanma. Tanam serentakb. Pergiliran tanam dengan bukan padic. Tanam varietas genjah2. Pengendalian fisik dan mekanika. Menyabit tanaman serendah mungkin waktu panen dan penggenangan ± 10 cmb. Mengumpulkan kelompok telur di persemaian dan dipertanaman3. Pengendalian hayatia. Pemanfaatan musuh alami seperti tabuhan famili Trichogrammatidae, Scelionidae dan Euphidae sebagai parasitoidb. Konservasi musuh alami 4. Penggunaan insektisida apabila intensitas serangan ? 5% (sundep) dan 10% (beluk) jika tingkat parasitasi kelompok telur >50% tidak perlu aplikasi insektisida ( KRISANTUS PURWADI -PENYULUH PERTANIAN BUMIRESTU )