OLEH HENDRIKUS MASAN UBA, SST PPL BPP WAIWERANG – ADONARA TIMUR Pembuatan Pestisida Organik Hayati Campurkan bahan-bahan berupa daun intaran, daun sirsak, daun buyung, lengkuas, kunyit dan Labu Siam Semua bahan ditumbuk halus Bahan - bahan yang sudah ditumbuk halus direndam dalam 1 liter air bersih selama 1 malam Campurkan larutan tersebut dengan 20 liter air bersih Aplikasikan ke tanaman Pestisida hayati ini digunakan untuk mencegah / mengusir serangan H / P tanaman vanili Jenis – jenis Hama dan Penyakit : Busuk Akar dan Batang Gejala : batang coklat dan mengering Penyebab : Jamur Fusarium batatis Komentar : hindari kelembaban berlebihan, terlalu banyak tanaman naungan Penanggulangan : ambil tanaman yang terinfeksi, jauhkan dari lokasi penanaman vanili dan bakar Antraknosa Gejala : bintik coklat kecil pada daun, buah, batang dan bunga Penyebab : Jamur Colletotrichum sp Komentator : kepadatan berlebihan Penanggulangan : ambil daun yang terinfeksi dan bakar Karat Daun Gejala : terdapat bintik-bintik kuning ke oranye dibagian bawah daun yang membesar dan menyatu, menyebabkan seluruh daun mengering Penyebab : Jamur Ummyces joffrini Komentator : kepadatan berlebihan, naungan tanaman yang berlebihan, kelebaban yang berlebihan Penanggulangan : memangkas daun tanaman naungan sehingga cahaya matahari dapat masuk Busuk Daun Hitam Gejala : warna batang, daun dan atau polong berubah dari hijau menjadi hitam Penyebab : Jamur Phytophthora sp Komentator : cuaca basah berkepanjangan, drainase buruk, naungan tanaman berlebihan, tanaman vanili terlalu banyak dan kurangnya pengendalian gulma Penanggulangan : tanam vanili dengan jarak yang baik ( 2,5 x 2,5 m ), mengendalikan gulma, pangkas bagian yang terinfeksi dan bakar Kumbang Kecil Gejala : kumbang berwarna hitam melubangi dan memakan batang dan daun yang lembut Penyebab : Sipalus sp Penanggulangan : kumpulkan dan hancurkan kumbang selama tahap dewasa Kumbang Besar Gejala : kumbang dewasa memotong daun dari permukaan bawah yang memakan seluruh jaringan daun Penyebab : Saula ferruginea Penanggulangan : kumpulkan atau hancurkan atau semprot dengan pestisida hayati Kutu Gejala : pengeringan dan pembusukan bagian yang terinfeksi. Bagian yang terinfeksi awalnya terdapat lubang kecil Penyebab : Halyomorpha sp, Picus sp Penanggulangan : kumpulkan dan hancurkan telur Ulat Gejala : ulat kehijauan muda memakan tunas dan daun Penyebab : Plusia auritera Penanggulangan : kumpulkan dan hancurkan, semprot dengan pestisida hayati Belalang Gejala : memakan tunas dan daun Penyebab : Caelifera Penanggulangan : kumpulkan dan musnahkan, semprot dengan pestisida hayati Lalat Buah Gejala : memakan buah Penyebab : Bactrocera sp Penanggulangan : menggunakan perangkap lalat dari bahan alami Siput Gejala : siput ini mengkonsumsi hampir semua bagian vanili termasuk ujung pucuk, daun lembut, tunas, batang, perbungaan dan juga buah vanili Penyebab : Achatina sp Komentator : siput bersembunyi di mulsa pada siang hari dan keluar pada malam hari untuk makan vanili Penaggulangan : kumpulkan dan hancurkan, hindarkan bahan mulsa yang tidak mudah terurai, taburkan garam disekitar tanaman