Untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap penurunan produksi serealia, khususnya jagung, diperlukan teknologi adaptasi yang meliputi eksplorasi plasmanutfah, perakitan varietas umur genjah. Selain itu diperlukan teknologi mitigasi yang meliputi pengelolaan hara dan tanaman serta distribusi benih sumber mengantisipasi kelangkaan benih di lapangan. Perubahan iklim global telah membawa dampak nyata pada sektor pertanian dalam bentuk pergeseran musim, musim kering dalam jangka waktu yang panjang dan musim hujan yang pendek dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan banjir yang berakibat pada tergenangnya pertanaman di lapangan, serta pola cuaca yang semakin sulit diprediksi. Fenomena ini berdampak langsung pada meningkatnya tekanan abiotik dan biotik lahan pertanian. Tekanan abiotik seperti meningkatnya areal lahan marginal (kekeringan, kemasaman, kahat pupuk utamanya nitrogen), sedangkan tekanan biotik seperti ledakan hama dan penyakit karena iklim yang tidak menentu atau munculnya hama atau penyakit yang sebelumnya bukan utama menjadi utama dan sebaliknya yang disebabkan oleh perubahan iklim baik makro maupun mikro. Untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap penurunan produksi serealia khususnya jagung diperlukan teknologi adaptasi yang meliputi eksplorasi plasmanutfah toleran cekaman biotis dan abiotis, perakitan varietas umur genjah, toleran kekeringan, genangan, dan tahan OPT.Perakitan varietas unggul jagung umur genjah (80-90 hari) dan super genjah (70-80 hari) merupakan salah satu upaya untuk meminimalkan kegagalan panen akibat dampak perubahan iklim seperti periode hujan yang pendek. Varietas unggul jagung berumur genjah diperlukan oleh banyak petani terutama untuk menyesuaikan pola tanam dan ketersediaan air. Di lahan sawah tanaman jagung biasanya diusahakan setelah panen padi, sehingga diperlukan varietas-varietas jagung berumur genjah. Varietas jagung berumur genjah umumnya cukup tenggang terhadap kekeringan. Jagung umur genjah dan super genjah juga dapat diintegrasikan dengan sistem Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) jagung dari 1-2 kali setahun menjadi 3-4 kali dengan sistem tanam sisip. Hingga kini telah dirilis sejumlah varietas jagung hibrida dan komposit umur genjah yang banyak mempunyai keunggulan seperti Bima 7 yang dapat dipanen pada umur 89 Hari stelah tanam (HST) dengan hasil mencapai 12 t/ha dan Bima 8 (Hibrida) dapat dipanen pada umur 88 Hari stelah tanam (HST) dengan hasil mencapai 11,7 t/ha dan Gumarang (Komposit) dapat dipanen pada umur 82 Hari stelah tanam (HST) dengan hasil mencapai 8 t/ha Serta sejumlah galur harapan umur genjah dan super genjah ST201054 dapat dipanen pada umur 80 Hari stelah tanam (HST) dengan hasil mencapai 10,74 t/ha ST201043 dapat dipanen pada umur 80 Hari stelah tanam (HST) dengan hasil mencapai 9,36 t/ha. Lahan yang dapat diusahakan untuk benih jagung umur genjah yaitu lahan potensial tegalan, lahan sawah irigasi, lahan masam kering, lahan gambut/pasang surut dan bahkan lahan berpasir.Untuk menanggulangi dampak perubahan iklim global salah satunya dengan penyaluran benih dari UPBS Balitsereal telah di distribusikan benih sumber kelas benih penjenis (BS) ke seluruh tanah air di Indonesia. Volume benih penjenis (BS) jagung yang telah didistribusikan keberbagai propinsi antara lain adalah Sumatera sebanyak 16 kg, pulau Jawa sebanyak 30 kg, Kalimantan 10 kg, 10 kg, Sulawesi 140 kg, Bali 5 kg, Nusa Tenggara, 30 kg dan Papua 20 kgAdapun informasi inovasi teknologi untuk pengembangan usaha jagung hibrida berumur genjah dapat didapat melalui internet maupun media surat kabar lainnya. Selanjutnya untuk mendapatkan inpormasi untuk mendapatkan benih jagung hibrida tersebut kami sajikan salah satu perusahaan penyediaan benih jagung antara lain dalah ; Perusahaan yang bergerak di bidang Agribisnis CV. Tani Jaya Unggul yang beroperasi di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Fokus pada penyediaan BENIH JAGUNG HIBRIDA ( DK, NK, Bisi, Advanta dan Pertiwi) , Jagung manis ( Sweet boy, Sugar 75, King Sweet) dan benih lainnya bisa menghubungi atau membuka ke e-mail ke jokopatmono@ yahoo.com atau ke Nama: Tn. Joko Patmono [Pemilik/Pengusaha] Nomor Ponsel:62-274-383888 dengan alamat: Perwita Regency Blok B No. 10 Yogyakarta 55187, Yogyakarta IndonesiaAtau PT Mulia Makmur adalah perusahaan yg menjual segala jenis Benih Jagung, Pembelian secara Grosir dan Eceran kami layani Minat : Hub/ Sms ( 031) 92606242 / 082336238682 / 085733735356 atau bila ingin mendapatkan informasi yang lebih lanjut tentang teknologi bisa menghubungi ke Balai Pengkajian Teknologi (BPTP) terdekat yang tersebar di 33 Provinsi. Ditulis Oleh: Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber: Bacaan Badan Litbang Pertanian dan Balitserealia MarosSumber gambar : Foto: Balitsereal Maros