Cabai merah merupakan salah satu komoditas pertanian paling atraktif. Pada saat-saat tertentu, harganya bisa naik berlipat-lipat. Pada momen lain bisa turun hingga tak berharga. Hal ini membuat budidaya cabai merah menjadi tantangan tersendiri bagi para petani.Disamping fluktiasi harga, budidaya cabai cukup rentan dengan kondisi cuaca dan serangan hama. Untuk meminimalkan semua resiko tersebut, biaya untuk budidaya cabai bisa dikatakan cukup tinggi. Dalam budidaya cabai petani, penyuluh pertanian dan petugas lainnya akan sering menemukan hama-hama dan penyakit pada tanaman cabai. Hama dan penyakit tersebut perlu adanya pengananan yang tepat sehingga panen cabai pada waktunya akan mendapatkan hasil yang bagus dan melimpah. Untuk pengendalian hama yang ada pada tanaman cabai menggunakan penggendalian secara kimiawi, mekanik ataupun pengendalian secara terpadu. Salah satu pengendalian hama yaitu dengan penggunaan perangkap. Penggunaan perangkap juga dapat menghalau serangan vektor pebawa virus pada tanaman cabai. Perangkap yang digunakan terbuat dari botol air mineral bekas yang diberi lem naila, glumon dan petragenol. Hama yang biasanya terperangkap yaitu lalat buah dan kutu kebul. Serangga umumnya tertarik dengan cahaya, warna aroma makanan atau bau tertentu. Dimana warna-warna yang disukai serangga biasanya berwarna kontras seperti warna kuning cerah. Adapun langkah-langkah membuat perangkap kuning yaitu : botol bekas minuman, boleh diambil dari botol bekas minuman mineral ; cat minyak warna kuning ; lem tikus ; dan kayu atau tiang penyangga. Cara membuat perangkap kuning yaitu : botol bekas minuman dicat warna kuning, kemudian dikeringkan diterik matahari, sembari menunggu cat kering, siapkan kayu atau tiang penyangga, pasang kayu atau tiang penyangga di beberapa titik, sebisa mungkin tiang penyangga tersebut dipasang disetiap bedengan sebanyak lima buah, atau secukupnya tergantung luasan lahan yang akan ditanami cabai. Setelah cat kering, olesi dengan lem tikus disekililing botol bekas minuman yang sudah di cat tadi, kemudian ratakan lem dengan kuas, sekarang perangkap kuning siap digunakan. Lalu pasang disetiap kayu tiang penyangga yang sudah dibuat tadi. Perangkap kuning diletakkan 30 cm di atas permukaan kanopi lebiih efektif dibandingkan dengan yang diletakkan 60, 90 dan 120 cm. Manfaat penggunaan perangkap kuning ini yaitu serangga malam yang umumnya memanfaatkan cabai sebagai tempat berkembangbiak ataupun serangga pembawa virus pada tanaman cabai, menjadi lebih tertarik mendekat dan hinggap pada botol bekas minuman yang sudah dicat warna kuning ini. ATIKA MINARSIH, SP