Loading...

PENGOLAHAN TANAH UNTUK TANAMAN PADI SAWAH

PENGOLAHAN TANAH UNTUK TANAMAN PADI SAWAH
Tujuan pengolahan tanah untuk mengubah sifat fisik tanah agar lapisan tanah yang semula keras menjadi datar dan berlumpur, gulma akan mati dan membusuk menjadi humus, aerasi tanah menjadi lebih baik, lapisan bawah tanah menjadi jenuh air sehingga dapat menghemat air, perbaikan dan pengaturan pematang sawah dan selokan. Pengolahan dengan cara membajak, menggunakan bajak/singkal, dan juga traktor tangan atau handtraktor.. Setelah tanah dibajak, maka dibiarkan beberapa hari agar terjadi proses fermentasi untuk membusukan sisa tanaman dan jerami didalam tanah. Setelah pengolahan tanah dilanjutkan dengan proses penggemburan atau proses pencampuran antara bahan organik dengan tanah. Tujuannya agar bahan organik dapat menyatu dengan lapisan olah tanah. Selama pengolahan ini pasokan air agar mencukupi, yaitu jangan terlalu kering dan jangan terlalu banyak. Proses pencampuran ini dilakukan sampai bahan organik benar-benar menyatu dan berlumpur dengan lapisan olah tanah. Proses selanjutnya permukaan tanah diratakan dengan bantuan alat berupa papan kayu, atau dengan menggunakan traktor tangan/handtraktor. Proses ini dimaksudkan agar lapisan olah tanah benar-benar siap untuk ditanami padi pada saat tanam dilaksanakan. Proses pengolahan lahan ini waktunya disesuaikan dengan persiapan persemaian. Oleh: Rogerius P. Rao, SP Penyuluh Pertanian Muda BPP Noemuti - Kabupaten TTU