Metode hazton ini ditemukan oleh Bapak Anton Kamarudin, Sp.,Msi., seorang PPL dari Dinas Kalimantan Barat dengan arahan darin Bapak Ir. H. Hazairin, MS, Kepala Dinas Kalimantan Barat. Metode ini dapat meningkatkan produksi padi hingga 100 persen dari hasil sebelumnya dan berhasil dikembangkan di sejumlah areal pertanian di Kalbar. Yakni di Kabupaten Pontianak, Sabas, Kubu Raya dan Kayong Utara. 1. PENGOLAHAN LAHAN ( 3 MST/ Minggu Sebelum Tanam )Aplikasi Aerob Dekomposer pada pupuk kandang dan jerami di lahan, Konsentrasi =500 ml BEKA / tangki dan 250 kg pupuk kandang ( disediakan oleh petani ), Kebutuhan/ha=4 liter BEKA. Cara aplikasi : Sebarkan merata pupuk kandang pada saat pengolahan lahan, Semprotkan merata 4 liter BEKA di atas lahan yang telah disebar pupuk kandang dan jerami,kemudian bajak dan diairi. 2. PEMUPUKAN DASAR ( 1-2 HST/ Hari Sebelum Tanam )Dosis pupuk SP-36= 100-150 kg/ha . Konsentrasi =500 ml POMI /Tangki sprayer ,200 kg/ha BIOGREEN, 4 kg/ha ASAM HUMAT 65 % . Kebutuhan /ha = 4 liter POMI ( 8 tangki Sprayer), 200 kg BIOGREEN 4 kg ASAM HUMAT.Cara aplikasi : campurkan pupuk SP- 36, ASAM HUMAT dan BIOGREEN secara merata, kemudian sebar dilahan sebagai pupuk dasar. Usahakan kondisi lahan dalam keadaan basah. 3. PERENDAMAN BENIHImunisasi awal padi terhadap penyakit kresek. Konsentrasi=1 tablet BACTAPLUS/10 kg benih. Kebutuhan/ha =10 tablet BACTAPLUS. Cara aplikasi : 1 tablet BACTAPLUS dilarutkan dalam air yang digunakan untuk perendaman benih. Benih di rendam selama 2- 3 hari. Kebutuhan benih/ha=100 kg 4. PINDAH TANAMJumlah bibit /perlubang tanam: 20-30 bibit. Umur pindah tanam : 30 HSS ( Hari Setelah Semai ) . Jarak Tanam : Legowo 2 : 1 ( 25 cm – 40 cm ) X 20, Legowo 4: 1 ( 30 cm – 40 cm ) 25 cm ( cabut bibit harus ombol dan jangan di cuci ) 5. APLIKASI IMUNISASI AWAL PADI TERHADAP PENYAKIT KRESEK dan HAMA PEGENGGEREK BATANG ( 14 HSS/ Hari Setelah Semai )Konsentrasi =2 tablet BACTAPLUS/tangki:1 sachet BT PLUS /2 tangki sprayer;50 gram KNO3/ tangki . Ke butuhan /ha = 2 tangki sprayer, 1 sachet BT PLUS, 100 gram KNO3 .Cara aplikasi : larutkan bactaplus , 4 tablet BACTAPLUS dilarutkan dalam 1 liter air, diamkan selama 6-48 jam. Campurkan larutan BACTAPLUS dan BT PLUS lalu tambahkan 50 gram KNO3, encerkan sampai 1 tangki sprayer, lalu semprotkan merata pada semaian. 6. APLIKASI PEMUPUKAN PERTAMA ( 5 – 7 HSS/ Hari Setelah Tanam )Pupuk NPK Phonska: 50 – 100 kg /ha ( Di sediakan petani ) Pupuk KNO3 : 4,5 kg/ha. Campurkan merata pupuk NPK Phonska dan KNO3, kemudian sebarkan merata dilahan. 7. PENYEMPROTAN FASE VEGETATIF ( 14 HST/ Hari Setelah Tanam )Pengendalian Padi pada penyakit kresek. Konsentrasi= 1 tablet BACTOPLUS/tangki, 100 gram KNO3/tangki. Kebutuhan/ha/aplikasi= 14 tablet BACTOPLUS dan 1,4 kg KNO3 (14 tangki sprayer).Cara aplikasi : Larutan BACTOPLUS:1 tablet BACTOPLUS dilarutkan dalam 100 ml air, diamkan selama 6-48 jam. Campurkan larutan BACTOPLUS dalam tangki sprayer kemudian tambahkan 100 gram KNO3 pertangki lalu encerkan kembali sampai 1 tangki sprayer kemudian semprot merata diseluruh tanaman. 8. APLIKASI PEMUPUKAN KEDUA (25 HST/Hari Setelah Tanam)Pupuk NPK Phonska:100-150 kg/ha. 9. PENYEMPROTAN FASE VEGETATIF (28 HST/Hari Setelah Tanam)Peningkatan Pertumbuhan, Pengendalian Padi Terhadap Penyakit Kresek. Konsentrasi= 1 tablet BACTOPLUS/tangki: 1 sachet BT PLUS/7 tangki; 1 sachet METARIZEP/10 tangki; 100 ml POMI/tangki; 75 gram/tangki MKP.Cara aplikasi : Kebutuhan/ha= (20 tangki sprayer). 20 tablet BACTOPLUS; 3 sachet BT PLUS; 2 sachet METARIZEP; 2 liter POMI; 1,5 kg MKP. Larutan BACTOPLUS: 1 tablet BACTOPLUS dilarutkan dalam 100 ml air, diamkan selama 6-48 jam. Larutan METARIZEP: 1 sachet METARIZEP dilarutkan dalam 1 liter air, diamkan selama 6-48 jam. Campuran larutan BACTOPLUS, BT PLUS, METARIZEP, POMI dan MKP dalam tangki sprayer, semprot merata diseluruh tanaman. 10. APLIKASI PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PENINGKATAN PERTUMBUHAN (40 HST/Hari Setelah Tanam)Konsentrasi = 1 sachet DECOPRIMA/4 tangki; 75 gram MKP/tangki. Kebutuhan/ha = 5 sachet DECOPRIMA; 1,5 gram MKP(20 tangki sprayer).Cara aplikasi : 1 sachet DECOPRIMA dilarutkan dalam 1 liter air, diamkan selama 6-48 jam, campurkan dengan MKP kemudian ecerkan sampai 4 tangki sprayer. Semprotkan merata pada daun, jika tingkat serangan tinggi. Aaplikasi dapat dicampur dengan fungisida kimia. 11. APLIKASI PENGENDALIAN TERHADAP PENYAKIT DAN PENGISIAN BULIR PADI (50 HST/Hari Setelah Tanam)Konsentrasi = 1 sachet DECOPRIMA/4 tangki; 75 gram MKP/tangki). Kebutuhan= 4 sachet DECOPRIMA, 1,5 kg MKP (20 tangki sprayer).Cara aplikasi: 1 sachet DECOPRIMA dilarutkan dalam 1 liter air, diamkan 6-48 jam, campur dengan MKP kemudian ecerkan sampai 4 tangki sprayer. Semprotkan merata pada daun. Aplikasi dapat dicampur dengan fungisida kimia apabila terjadi serangan penyakit tinggi. 12. APLIKASI PENGENDALIAN TERHADAP PENYAKIT DAN PENGISIAN BULIR PADI (60 HST/Hari Setelah Tanam)Konsentrasi = 1 sachet DECOPRIMA/5 tangki; 75 gram MKP/tangki. Kebutuhan = 4 sachet DECOPRIMA; 1,5 kg MKP (20 tangki sprayer).Cara aplikasi : 1 sachet DECOPRIMA dilarutkan dalam 1 liter air,diamkan selama 6-48 jam. Campurkan dengan MKP kemudian ecerkan sampai 5 tangki sprayer. Semprotkan merata pada daun. Aplikasi dapat dicampur dengan fungisida kimia apabila terjadi serangan penyakit tinggi.