PENYAKIT FUSARIUM PADA TAN. PISANG BARANGAN I Pendahuluan. Penyakit Fusarium pada tanaman pisang Barangan adalah salah satu dari sekiat banyak panyakit yang menyerang tanaman pisang Barangan., hal ini menyebabkan tidak tercapainya sasaran produktivitas dan standard mutu yang di inginkan, bahkan penyakit Fusaium ini dapat menggagalkan panen ( Fuso ) pada tanaman, Penyakit Fusarium merupakan salah satu penyebab menurunya minat petani dalam mengembangkan usaha pertanaman pisang Barangan. II A. Penyakit Fusarium dan tanda – tanda seranganya. Penyakit Fusariun pada tanaman pisang Barangan di sebabkan oleh jamur ( Cendawan ) Fusarium Oxyporum .f.Sp Cubense ( FOC ) yang menyerang melalui akar tanaman , dengan ciri – ciri Sbb; Daun tua menguning mulai dari pinggir daun , tangkai pelepah daun mudah patah, layu dan mengering ( mati ). Bila pangkal batang di belah membujur akan terlihat garis coklat atau hitam menuju ke semua arah dari pangkal batang( bonggol ) ke atas Bonggol bila di potong atau di belah terlihat di bagian tengah berwarna hitan atau coklat tua. Jantung pisang tidak normal (kerdil ) dan layu Tanaman yang terkena serangan tidah mamfu menghasilakan buah atau berbuah tapi tidak terisi. Pengendalian Ada beberapa macam cara pengandalian : Penggunaan bibit yang sehat. Pastikan bibit yang akan di tanam bukan berasal dari daerah / lokasi serangan Gunakan bibit hasil kultur jaringan Bibit yang bukan kultur jaringan sebelum di tanam , sebaiknya terlebih dahulu disterilisasi dengan bahan disefektan, ( Formalin 4 – 8 %, ), ( Alkohol 70 % ), (Klorok 1 % / Bayclin) Hindarkan penggunaan bibit sembarang / asalan. Pembuatan lobang tanaman. Pembuatan lobang tanaman sebaiknya di lakukan 1 bulan sebelum tanam Jarak antar lobang 2,5 m x 4 m, dengan demiian jumlah tanaman = 000 Btg/Ha Ukuran lobang : 40 cm x 40 cm dengan kedalaman 40 cm. Pada saat pembuatan lobang pisahkan tanah atas dan tanah bawah . Masukkan tanah atas di campur dengan pupuk kandang sebanyak 5 – 10 kg tambah 200 grm Petroganik / lobang, kemudian di timpa dengan tanah bawah sekaligus padatkan, biarkan selama 25 – 30 hari.Penanaman sebaiknya di lakukan pada awal musim hujan. 3. Pembuatan Draenase Pada areal pertanaman pisang barangan yang topografi tanahnya datar biasanya sering tergenang air hujan, sehingga kelembapan tanah cukup tinggi sehingga mendukung perkembangan Fusarium sangat cepat, untuk itu pada kondisi tanah seperti ini di perlukan pembuatan Drainase. 4. Penggunaan Pupuk Hayati. Pupuk hayati adalah pupuk yang mengandung mikrobia bakteri, yang berfungsi dalam tanah sebagai pengurai untuk meningkatkan kesuburan tanah serta dapat pula memperlamah kehidupan mikrobia yang merusak tanaman termasuk jamur Fusaium Oxysforum f.Sp Cubense Penulis : Juli Sutoyo, SP –Penyuluh Pertanian BPP Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang Prov.Sumatera Utara