Loading...

PENYIAPAN BENIH DAN PENYIAPAN LAHAN TANAMAN KUNYIT PENYIAPAN BENIH

PENYIAPAN BENIH DAN PENYIAPAN LAHAN TANAMAN KUNYIT PENYIAPAN BENIH
Penyiapan benih adalah proses penyediaan bahan tanaman/ benih setelah melalui proses seleks. Tujuan penyiapan benih adalah menyediakan benih yang berkualitas sehingga menjamin stabilitas dan kepastian hasil budidaya kunyit. Informasi Pokok yang dilakukan 1. Bila menggunakan bibit rimpang induk a. Rimpang induk dibelah menjadi empat bagian yang mengandung 2-3 mata; b. Penjemuran dilakukan selama 3-4 jam selama 4-6 hari berturut-turut; 2. Bila menggunakan bibit rimpang anak a. Penyimpanan rimpang anak yang baru diambil dapat dilakukan di tempat lembab dan gelap selama 1-2 bulan; b. Dilakukan pemotongan rimpang menjadi potongan- potongan berbobot 15-20 gram yang memiliki 2-3 mata tunas; 3. Benih ditunaskan terlebih dahulu di tempat lembab pada media pasir atau jerami, setelah tunas keluar ± 0,5-1 cm panjangnya dapat langsung ditanam ke lapang produksi. Alat dan Bahan 1. Rimpang induk 2. Rimpang anakan 3. Sinar matahari Prosedur Kerja yang dilakukan 1. Bila menggunakan rimpang induk a. Gunakan rimpang induk yang telah dibelah menjadi empat bagian yang mengandung 2-3 mata tunas; b. Lakukan penjemuran selama 3-4 jam selama 4-6 hari berturut-turut sebelum ditanam. 2. Bila menggunakan rimpang anak a. Lakukan penyimpanan rimpang anak yang baru diambil di tempat lembab dan gelap selama 1-2 bulan; b. Lakukan pemotongan rimpang menjadi potongan- potongan berukuran 15-20 gram yang memiliki 2-3 mata tunas. 3. Benih ditunaskan terlebih dahulu, dengan panjang tunas ± 0,5-1 cm, siap ditanam. Sasaran Tersedianya benih kunyit yang bermutu baik dan siap untuk ditanam PENYIAPAN LAHAN Penyiapan lahan adalah rangkaian kegiatan mulai dari membersihkan lahan dari bebatuan, gulma dan sisa-sisa tanaman lain.Tujuan peyiapan lahan adalah agar lahan siap untuk ditanami dan sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman. Informasi Pokok yang dilakukan Kriteria lahan siap tanam : 1. Bersih dari bebatuan, gulma dan sisa-sisa tanaman lain; 2. Lahan diolah menjadi gembur; 3. Bedengan tertata rapi; 4. Pada tanah miring, buat guludan dengan jarak tanam sekitar 50x40 cm, 50x50 cm, 40x40 cm atau 50x60 cm dan pada tanah datar dibuat bedengan; 5. Lebar bedengan antara 2-3 m; tinggi bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan (20 - 30cm); Jarak antar bedengan 30-50 cm. 6. Buat lubang tanam dengan kedalaman 10 cm dengan jarak tanam 50x40 cm, 50x50 cm, 40x40 cm atau 50x60 cm; 7. Tinggi bedengan sesuai kondisi lahan; 8. Mengandung pupuk organik/pupuk kandang yang matang (minimal 2,5-3 kg/lubang) ke dalam lubang tanam 1 minggu sebelum penanaman; 9. Arah bedengan dibuat dengan memperhatikan konservasi lahan. Alat dan Bahan 1. Cangkul 2. Meteren 3. Pupuk organik/pupuk kandang yang sudah matang Prosedur Kerja yang dilakukan 1. Bersihkan lahan dari bebatuan, gulma dan sisa-sisa tanaman lain; 2. Lakukan pengolahan tanah dengan menggunakan traktor atau cangkul dengan kedalaman sekitar 30 cm; 3. Ratakan tanah dan gemburkan; 4. Pada tanah miring, buat guludan dengan jarak tanam sekitar 50x40 cm, 50x50 cm, 40x40 cm atau 50x60 cm; 5. Pada tanah datar, buat bedengan dengan lebar sekitar 2-6 m, tinggi bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan (20 - 30 cm); 6. Buat lubang tanam dengan kedalaman 10 cm dan jarak tanam sekitar50x40 cm, 50x50 cm, 40x40 cm atau 50x60 cm; 7. Lakukan pemberian pupuk organik/pupuk kandang yang matang ( minimal 2,5-3 kg/lubang) ke dalam lubang tanam 1 minggu sebelum penanaman. Sasaran Tersedianya lahan/media tanam yang optimal untuk pertumbuhan tanaman kunyit. Penulis : Agus Hariyadi Email : ahariyadi54@yahoo.com Sumber : Budidaya Kunyit (Curcuma domestica),Departemen Pertanian, Ditjen Hortikultura, Ditjen Budidaya Tanaman Sayuran & Biofarmaka, Kementan, 2009