Loading...

PENYULUH DILATIH JURNALISTIK

PENYULUH DILATIH JURNALISTIK
Guna lebih meningkatkan mutu dan isi bulletin Primordia yang merupakan media satu-satunya milik Dinas Pertanian dan Kehutanan pada hari kamis, 18 Desember 2014 bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertanhut) Kabupaten Pemalang berlangsung pelatihan jurnalistik. Pelatihan yang dibuka secara langsung oleh Kepala Dipertanhut Kabupaten Pemalang Ir. Supriyantopo diikuti 30 orang penyuluh, THL-TBPP dan karyawan karyawati lingkup Dipertanhut Kabupaten Pemalang. Pada kesempatan tersebut Kepala Dipertanhut Ir. Supriyantopo menyampaikan "Sudah 2 (dua) tahun tepatnya akhir tahun 2012 bulletin promordia di lahirkan. Syukur Alhamdulillah setiap 3 bulan Bulletin Primordi bisa terus terbit sampai saat ini. Kendala dan tantangan tentunya menyertai perjalan selama 2 tahun keberadaannnya." Selanjutnya disampaikan bahwa maksud diadakannnya pelatihan ini agar bulletin Primordia menarik dan dibaca, untuk itu isinya harus memberikan informasi yang berguna dan bermanfaat tanpa meninggalkan kaidah jurnalistik. Oleh karena itu pelatihan ini dimaksudkan memperkaya isi bulletin sehingga semakin berkembang, semakin dicintai dan ditunggu-tunggu kehadirannnya. Kemudian di akhir sambutannya Kepala Dipertanhut Ir. Supriyantopo meminta kepada peserta pelatihan untuk mengisi rubrik yang tersedia pada bulletin Primordia baik itu tanaman pangan, perkebunan, peternakan , kehutanan maupun penyuluhan serta peristiwa-peristiwa penting yang dianggap mampu menggugah semangat para petani untuk berusaha lebih baik. Dwi Putro GD selaku narasumber dari Media Suara Merdeka menyampaikan bahwa penulisan butuh tahu dan keberanian. Untuk tahu memang harus belajar dan memperkaya perbendaharaan dan penguasaan bahasa serta pengalaman. Kemudian untuk berani harus memulai menulis dan menulis. Selanjutnya ditegaskan bahwa, surat kabar atau media cetak ataupun elektronik adalah "panggung" yang terbuka bagi semua orang. Tapi, apakah menarik perhatian atau tidak, tergantung seberapa menarik "penampilan" itu dikemas. "Peristiwa juga punya standar layak muat atau tidak, yang kami sebut 'rukun iman' berita," jelasnya. Maka, di depan peserta pelatihan, Dwi Putro GD memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kelayakan sebuah tulisan/berita untuk dimuat di media massa. Seperti unsur kedekatan, aktualitas, ketokohan, dan sebagainya. Kecil mungil tapi tidak terlalu, menarik padat berisi dan informative dibalut halaman kover yang komunikatif itulah bulletin Promordia yang mencoba belajar berdiri tegak diantara media bacaan di lingkungan Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang. Bulletin yang lahir sebagai bacaannya orang pertanian mencoba mengisi ruang ruang kosong diantara kesibukan bekerja Keberadaan bulletin Primordia dimaksudkan sebagai media untuk menginformasikan serangkain kegiatan Dinas Pertanian dan Kehutanan kepada seluruh jajaran karyawan karyawati lingkup Dinas pertanian dan Kehutanan di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang. Melalui media ini diharapkan seluruh karyawan dan karyawati memahami gerak langkah dan kegiatan Dinas Pertanian dan Kehutanan sehingga tercipta keterpaduan dan sinergitas untuk membangun pertanian dan kehutanan di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang. Penulis Nurul Ashar (Penyuluh Pertanian Madya pada KJF Dipertanhut Kab. Pemalang).