Loading...

PENYULUH PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN MENGGELAR TEMU TUGAS

PENYULUH PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN MENGGELAR TEMU TUGAS
UU No 16 tahun 2006tentang Sistem Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan bertujuan untukmeningkatkan peran penyuluh dalam kegiatan pertanian, perikanan dan kehutanansehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Untuk meningkatkankinerja penyuluh maka diadakan pertemuan secara berkala tiap tahun yang bertemaTemu Tugas penyuluh yang dilaksanakan pada hari Kamis, 14 April 2011 di AulaDinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pertemuan tersebut dibuka oleh Asisten IISekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Ir. Zuhuri Makmud.Dihadapan pesertapertemuan yang berjumlah 80 orang dari12 kabupaten/kota yang terdiri dari penyuluh dan Koordinator BP3K Kecamatan sertapenyuluh provinsi tersebut, Asisten IImenyampaikan sambutan Gubernur yang mendorong penyuluh untuk lebihprofessional dalam melaksanakan tugaspokoknya pada era reformasi ini.Disamping itu , Asisten II mengharapkan kepada penyuluh untuk terus menambah pengetahuandan ketrampilan sesuai dengan perkembangan teknologi dan reformasi di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan.Juga diharapkan penyuluh dapat menjadiujung tombak bagi pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah daerah dilapangan sekaligus dapat menyampaikan pesan yang sesuai dengan kebutuhan danmampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani yang bisa meningkatkanpendapatan dan kesejahteraan mereka.Sementara itu KepalaSekretariat Badan Koordinasi, Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan ProvinsiSulawesi Tenggara Ir. H. Rusbandriyo, MP mengatakan bahwa sejak terbentuknyakelembagaan Bakorluh, Temu Tugas Penyuluh baru pertama kalinya dilaksanakan.Pertemuan ini dapat dijadikan saranabagi penyuluh untuk pertukaran informasi dan berbagi pengalaman dalammelaksanakan tugas, dan juga diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan setiaptahunnya.Dalam kegiatan inipermasalahan yang utama adalah kurangnya tenaga penyuluh karena banyaknyapenyuluh yang beralih ke jabatan strukturaldisamping karena adanya pemekaran kabupaten baru yang semakin banyakmembutuhkan penyuluh dilapangan (MukhnisIdeal).