Peran PenyuluhPertanian Dalam Meningkatkan Swasembada (Padi Jagung Kedelai) BP3K Kec. Culamega Kab.Tasikmalaya
Penyuluh Gaya Petani Jaya Pertanian merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian nasional. Pembangunan ekonomi masih akan tetap berbasis pertanian secara luas. Namun sejalan dengan tahapan perkembangan ekonomi maka kegiatan jasa-jasa bisnis berbasis pertanian juga akan semakin meningkat. Penyuluhan pertanian sebagai bagian integral pembangunan pertanian merupakan salah satu upaya pemberdayaan petani dan pelaku usaha pertanian lain untuk meningkatkan produksi dan produktifitas. Program swasembada Padi Jagung dan Kedele (PAJALE) yang dicanangkan oleh kabinet kerja tentunya harus ditunjang oleh beberapa faktor pendukung diantaranya irigasi, bibit unggul, pupuk dan yang tidak kalah penting yaitu Penyuluh Pertanian. Empat faktor tersebut sangatlah penting untuk mensukseskan program Padi Jagung Kedele (PAJALE). Dalam hal peran Penyuluh untuk meningkatkan swasembada pangan sangatlah penting terutama merubah sikap dan prilaku para petani. Dal hal ini penyuluh harus membina para petani siang dan malam dengan melakukan kegiatan pertemuan, kunjungan dan anjangsana. Jadwal penyuluhan yang dilakukan kepada para petani tidak hanya siang, terkadang malam hari disesuaikan dengan situasi mereka dilapangan. Kepala BP3K Kecamatan Culamega, Wandito, A.Md. pada kesempatan acara temu para petani tingkat kecamatan tanggal 14 Oktober 2016 yang diselenggarakan di Aula BP3K Kecamatan Culamega Melakukan diskusi dengan para petani mengenai peran penyuluh dilapangan, ternyata mereka mengatakan bahwa peran penyuluh sangatlah penting terutama untuk memberikan informasi teknologi-teknologi baru. Jumlah Penyuluh Pertanian yang ada di BP3K Kecamatan Culamega sebanyak 3 Orang Penyuluh dan seluruhnya di pegang oleh 1 orang THL TBPP dan 2 Orang THL TBPPD Provinsi Jawa Barat dengan jumlah desa 5 dan kelompok sebanyak 63 Kelompok Tani. Dalam hal ini satu penyuluh mempunyai wilayah biunaan sebanyak dua desa, dengan total luas baku sawah 1.784. Dengan demikian 3 Penyuluh Harus mampu membina para petani di Lima Desa. Created By. Asep Tirtana, SP. (THL TBPPD Provinsi Jawa Barat)