Loading...

PERJALANAN KE BPTU-HPT PELAIHARI

PERJALANAN KE BPTU-HPT PELAIHARI
Masih terasa segar dalam ingatan kami tahapan perjalanan/Widyawisata yang dilaksanakan oleh Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Ilung Kecamatan Batang Alai Utara beberapa waktu yang lalu. Bersama mobil berwarna putih asap yang mampu menampung 13 orang penyuluh yang ada di BPK Ilung berangkatlah mengikuti rute perjalanan sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya yakni lokasi budidaya jamur tiram dan BPTU-HMT Tambang Ulang.Dengan memakan waktu perjalanan kurang lebih 3 jam atau sekitar pukul 11.30 wita sampailah kelokasi yang pertama. Setelah berkoordinasi dengan Balai Penyuluhan setempat selanjutnya kami dipersilahkan untuk mengunjungi/menemui petani pengusaha jamu tiram, sebut saja nama petaninya Ibu Erlina. R.Ibu Erlina adalah seorang pengusaha jamur yang bertempat tinggal di desa Karang taruna dan bergelut dibidang ini hampir lima tahunan. Usaha yang dikerjakan disamping pembudidayaan jamur tiram telah berkembang hingga hasil olahan berupa keripik jamur. Pemasaran keripik jamur ini belum sampai keluar daerah karena keterbatasan produksi jamur sendiri. Ibu Erlina telah menyediakan sampai lima ribuan blok untuk diisi bibit jamur yang siap memproduksi jamur segar namun jumlah produksi jamur sendiri tidak mencukupi kebutuhan pasar karena disamping permintaan kripik jamur permintaan jamur segar juga sangat banyak. Uang yang didapat dari hasil penjualan jamur tiram hampir puluhan juta dalam satu bulan. ….Sungguh menggiurkan ……!Sekitar pukul 13.00 wita kamipun berpamitan dan Berangkat menuju BPTU-HPT yang berlokasi didesa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang Pelaihari. BPTU-HPT (Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak) adalah Balai Pembibitan Ternak Unggul yang berfungsi sebagai wadah perbaikan mutu, melalui perbaikan genetik dengan berbagai pemurnian yang didukung dengan pakan berkualitas untuk mendapatkan tingkat produktifitas maksimal dan performan yang baik. Pembibitan yang sedang dan telah dikembangkan oleh BPTU-HPT sampai saat ini diantaranya adalah Kambing Etawa (PE), itik Parent Stok (PS) Mojosari, itik Parent Stok (PS) Alabio, itik Final Stock (PS) MA Raja dan PS MA Ratu. Menurut keterangan BPTU-HPT Pelaihari, itik Final Stock (PS) Ma Ratu adalah itik hasil penelitian Balai Penelitian Ternak Ciawi Bogor. Kemudian Itik Ma Ratu ini dikembangkan oleh Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari. Itik PS Ma Ratu ini diperoleh dari hasil persilangan dari dua rumpun itik lokal unggul yaitu itik PS Mojosari jantan dan itik PS Alabio betina. Kedua rumpun PS tersebut sudah melalui tahapan pemurnian selama beberapa generasi dengan seleksi yang ketat setiap generasi. Hasil persilangan dari kedua rumpun yang telah dimurnikan dan diseleksi ketat tersebut menghasilkan itik PS (disebut itik PS Ma Ratu) yang melebihi keunggulan tetuannya. Itik PS Ma Ratu ini merupakan itik petelur yang memiliki beberapa keunggulan melebihi keunggulan dari kedua orang tuanya. Produksi telur itik Ma Ratu ini dalam setahun mencapai 260 butir, konsumsi pakan yang efisiern, kemampuan pertumbuhan yang tinggi dan mampu beradaptasi lebih baik terhadap lingkungan. Hasil diskusi kami dengan BPTU-HPT Pelaihari membawakan sebuah harapan bahwa siapa saja yang ingin membeli ternak hasil pembibitan BPTU kami membuka pintu selebar-lebarnya dalam rangka mempercepat pengembangan hasil pembibitan dari BPTU-HPT Pelaihari termasuk diantaranya itik Ma Ratu.Selama ini hasil pembibitan BPTU Pelaihari telah banyak berkembang diwilayah Kalimantan Selatan bahkan menyebar sampai kewilayah luar Kalimantan seperti Sulawesi tepatnya didanau Tondano. Dimana salah satu kelompok tani "TOUGELA" desa Tuutu Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa sejak tahun 2009 telah melakukan pembibitan itik hibrida Master dimana bibit induknya (PS) adalah Itik Mojosari dan Itik Alabio yang telah diseleksi berasal dari BPTU-HPT Pelaihari. Jumlah induk yang ada dikelompok tani "TOUGELA" sampai saat ini mencapai 4.000 lebih dengan kegiatan utamanya memproduksi bibit itik type petelur. (Sumber : Sinar Tani Edisi 23-29 Juli 2014) …… Semoga kelompok tani di Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah berminat mengikuti jejak Tougela…….! Amin !!!H. Hairul Safii. S.Pt.PPSD BPK Ilung-HST