Loading...

PERLUNYA SDM PENYULUH PERTANIAN UNTUK MENYUKSESKAN PANCA PROGRAM STRATEGIS KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

PERLUNYA SDM PENYULUH PERTANIAN UNTUK MENYUKSESKAN PANCA PROGRAM STRATEGIS KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA
Dalam lima tahun terakhir ini Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara telah melaksanakan program pmbangunan melalui Panca Program Strategis yaitu menyangkut lima program pokok yang terdiri dari pengembangan pertanian, pengembangan pendidikan, pengembangan kesehatan, pengembangan koperasi dan UKM serta pengembangan lingkungan hidup. Sektor pertanian mendapat prioritas utama pemerintah karena sebagian besar masyarakat TTU bermata pencaharian dari pertanian. Mereka umumnya adalah petani dan peternak sesuai dengan kondisi geografis wilayah TTU. Pertanian yang dikembangkkan adalah pertanian lahan kering sementara untuk ternak kebanyakan adalah ternak besar dan sedang. Semuanya dikembangkan dengan teknologi yang sederhana dan apa adanya. Sasaran utama dari pengembangan pertanian adalah peningkatan produksi pertanian dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Untuk itu yang berperan utama adalah penyuluh pertanian sebagai motor penggerak pembangunan pertanian di pedesaan dalam rangka mendukung Panca Program Strategis. Hal ini kita tidak dapat pungkiri bahwa penyuluh pertanian mempunyai tugas penting untuk membina petani guna peningkatan produksi pertanian. Melihat peran penyuluh yang begitu penting didalam mendukung Panca Program Startegis dalam rangka peningkatan produksi pertanian guna memenuhi kebutuhan akan bahan pangan maka sudah selayaknya perhatian pemerintah terhadap penyuluh harus menjadi prioritas. Hal yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah bahwa perhatian terhadap SDM penyuluh dan keberadaan sarana prasarana penyuluhan harus diupayakan karena ini akan menunjang pelaksanaan tugas penyuluh di pedesaan. Selama ini dalam era otonomi daerah kerberadaan penyuluh kurang mendapat perhatian terutama dapat dilihat dari adanya kecendrungan hilangnya lembaga penyuluhan pertanian. Memang ini menjadi hak pemerintah daerah ketika kewenangan pemerintah pusat di berikan ke pemerintah daerah tetapi bila sektor pertanian masih menjadi prioritas dalam pembangunan daerah maka keberadaan penyuluh mutlak di perlukan terutama perannya dalam rangka pemberdayaan petani. Pertanian dan Panca Program Strategis Sala satu program pemerintah yang dicanangkan oleh Pemerintah KabupatenTTU adalah Panca Program Strategis dimana pengembangan pertanian mendapat prioritas utama dalam pelaksanaannya. Penekanan program pengembangan pertanian adalah peningkatan produksi guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Hal ini terlihat dari anggaran yang cukup besar yang dialokasikan untuk sektor pertanian terutama untuk bantuan bagi kelompok tani dan alat mekanisasi pertanian seperti traktor dan lain-lain. Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten TTU Tahun 2017 bahwa produksi pangan khususnya padi mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu 40.668 ton gabah kering giling dan produktivitas 2,7 ton per ha. Sementara untuk jagung juga mengalami peningkatan yaitu 56.655 ton dan produktivitas 2,09 ton per ha. Sementara untuk produksi kacang-kacangan dan sayuran mengalami fluktuasi naik turun untuk beberapa komoditi. Dengan melihat hasil statistik ini menunjukan bahwa dalam kurun waktu beberapa tahun pelaksanaan Panca Program Strategis dapat dikatakan bahwa sektor pertanian mengalami peningkatan walaupun pengaruh kondisi curah hujan cukup besar terhadap keberhasilan budidaya pertanian. Keberhasilan pelaksanaan Panca program Strategis ini juga tidak terlepas dari peranan penyuluh pertanian yang ada dilapangan dengan kondisi SDM penyuluh yang ada. Kemungkinan Swasembada Beras Kalau melihat kondisi Kabupaten TTU dengan luas lahan basah sebesar 14.000 ha maka kemungkinan swasembada dapat tercapai tetapi harus dengan penerapan teknologi dan pendampingan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian secara ketat dan kontinyu. Artinya bahwa untuk mengarah ke swasembada terutama swasembada beras maka perbaikan SDM penyuluh dan perbaikan sarana dan prasarana penyuluhan harus dilakukan. Kalau ini dilakukan dan ditambah dengan penyedian dana bagi program pertanian sebagai prioritas maka peningkatan produksi dapat tercapai. Hal ini disebabkan karena yang menterjemahkan setiap program pertanian di lapangan adalah penyuluh pertanian sebagai pembina kelompok tani yang ada di desa. Dengan demikian peran penyuluh dalam keberhasilan program pertanian menjadi sangat penting terutama dalam rangka peningkatan produksi guna menuju swasembada. Keberadaan Penyuluh Pertanian Penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara adalah sebanyak 155 orang dengan kategori PNS sebanyak 94 orang, PPSD sebanyak 25 orang dan THL sebanyak 36 orang (SK Bupati tentang Penyulahan Pertanian Tahun 2018). Hal ini menunjukan bahwa Kabupaten TTU masih kekurangan penyuluh sebanyak 39 orang dengan jumlah desa/kelurahan sebanyak 194 desa/kelurahan. Dari jumlah penyuluh tersebut sebagian besar adalah tenaga kontrak pusat sehingga perlu pertimbangan pemerintah untuk pengangkatan menjadi PNS guna keberhasilan program pertanian di waktu yang akan datang. Mengingat peran penyuluh yang begitu penting di dalam menunjang Panca Program Startegis maka sudah sewajar perhatian terhadap penyuluh harus segera ditingkatkan. Peningkatan SDM penyuluh pertanian dan pengadaan sarana prasarana penyuluhan harus segera dilakukan bila kita menginginkan keberhasilan program pertanian terutama dalam rangka peningkatan produksi. Peningkatan SDM penyuluh dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan guna penambahan pengetahuan. Dalam era otonomi ada dua hal penting yang harus di perhatikan yaitu eksistensi kelembagaan penyuluh mutlak diperlukan dan peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan penyuluh harus ditingkatkan. Dengan demikian efektifitas keberadaan penyuluh di desa menjadi lebih baik. Harus di jaga agar tidak terjadi kekurangan penyuluh akibat pensiun atau pindah ke kelompok strutural dalam pemerintahan karena hal ini juga berpengaruh pada penyebaran program pertanian itu sendiri. Penutup Peningkatan SDM penyuluh pertanian mutlak diperlukan dalam rangka menyukseskan Panca program Strategis Kabupaten TTU yang menempatkan bidang pertanian sebagai prioritas utama. Selain itu juga pengadaan sarana prasarana penyuluhan serta kelembagaan penyuluh harus menjadi prioritas. Penyuluh pertanian harus menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di pedesaan guna peningkatan produksi dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan. Dengan demikian harapan kita bahwa Panca Program Startegis Kabupaten TTU dapat mensejahterahkan masyarakat melalui program di bidang pengembangan pertanian. Penyuluh pertanian dengan SDM yang baik wajib menterjemahkan program ini ditingkat kelompok tani sehingga pertanian maju menjadikan pendidikan masyarakat berkualitas, menjadikan kesehatan masyarakat terjamin, menjadikan koperasi dan UKM maju, dan lingkungan hidup lestari. Wasalam.....!!! Oleh: CHAIREL MALELAK Kabid Penyuluhan pada Dinas Pertanian Kabupaten TTU