Benih melati yang akan diusahakan sebaiknya berasal dari varietas yang sudah dilepas oleh Menteri Pertanian sehingga jelas asal usulnya, mendapatkan produksi dan mutu hasil sesuai standar serta ramah lingkungan. Persiapan benih bunga melati yang digunakan untuk memperbanyak atau mengembang biakkan tanaman yang dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu dengan menyiapkan sendiri secara Vegetatif menggunakan stek batang, cangkok maupun perundukan. Kondisi tanaman induk yang akan diperbanyak harus sehat, bebas hama dan penyakit serta vigornya memiliki daya tumbuh tinggi, cukup tua sudah pernah berbunga dan pertumbuhannya baik/subur atau beli benih melati di toko pertanian yang disitu sudah dipersiapkan kemurnian dan jaminan tumbuh yang terbaik. Varietas bunga melati yang biasa dibudidayakan serta dijadikan peluang usaha agribisnis yang cukup menjanjikan yaitu jenis melati Jasminum sambac Maid of Orleans, melati Jasminum sambac Grand Duke of Tuscany dan Jasminum Officinale. Adapun pemilihan varietas melati tersebut dipilih dan dipergunakan sebagai tanaman pot, bunga tabur, pewangi teh, roncean dan minak atsiri. Benih bunga melati dapat diperoleh secara efisien dan efektif yaitu dengan cara stek untuk memenuhi kebutuhan benih dalam jumlah besar, waktu relatif cepat dan pengerjaannya lebih mudah. Bahan stek tanaman melati yang diambil sebaiknya dari bagian batang/cabang muda yang subur dan dalam kondisi pertumbuhan yang aktif. Senjutnya cara melakukan stek benih melati antara lain ; - Mempersiapkan alat dan bahan diantaranya (benih melati yang memiliki kualitas prima, pisau tajam dan larutan fungisida) - Batang tanaman melati dipotong membentuk sudut 450, yang bertujuan untuk memberikan permukaan yang lebih luas sebagai tempat pertumbuhan akar; - Membuat larutan fungisida dan perangsang akar secukupnya, dengan dosis pestisida 2 gr/liter air dan perangsang akar 1 ml/liter air atau sesuai dengan anjuran pada label yang tertera pada kemasan. - Batang tanaman melati yang sudah dipotong dan telah dibersihkan lalu dicelupkan dicelupkan ke dalam larutan fungisida kemudian dicelupkan secara berurutan ke larutan perangsangan akar selama ± 15 menit - Selanjutnya batang stek ditiriskan dan dikering anginkan sehingga jadi kering dan siap untuk ditanam pada media semai. - Stek ditanaman dalam tempat/bak-bak penyemaian yang sudah dipersiapkan dengan media sekam bakar ± ¾ kemudian siram menggunakan air bersih hingga basah; - Stek ditanaman sedalam 1/3 bagian pajang stek ke dalam media tanam; - Tutup bak-bak penyemaian menggunakan plastik bening/transparan agar udara tetap lembab; - Taruh bak-bak tersebut yang dapat sinar matahari pagi selanjutnya siram air 1-2 kali sehari; - Benih stek dapat dipindahkan kedalam media benih ± umur 1 – 2 bulan dan sudah cukup berakar kuat; - Untuk lebih baiknya benih stek dipindahkan dalam polybag yang sudah disipkan dengan media tanamnya ( tanah, pupuk kandang dan pasir/ 1:1:1); - Lakukan pemilihan benih yang berkualitas prima, yaitu sehat, seragam, murni, berakar cukup selanjutnya untuk dapat dipindahkan/ditanam ke lapang; - Kelas sebar yang ideal untuk di tanam dilapang di contoh kan parameternya antara lain a) tunas minimal 2 batang; b) daun pada tunas minimal 5 helai; c) umur tanaman minimal 2 bulan; d) kerusakan fisik 5 %; e) kelainan fisiologi tanaman 0,1 % dan f) kondisi fisik benih sehat. Ditulis Oleh: Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber: Bacaan Ditjen Horti S O P Melati; www//teknologi pertanian.com; http://www.iptek.net.id/ind/warintek, Gambar ta.wikipedia.org , WWW//tamanminimalis. com