Loading...

PESAN PRESIDEN JOKOWI KEPADA BUPATI PINRANG: BENAHI IRIGASI UNTUK SWASEMBADA PANGAN

PESAN PRESIDEN JOKOWI KEPADA BUPATI PINRANG: BENAHI IRIGASI UNTUK SWASEMBADA PANGAN
Presiden Jokowi tampaknya langsung tancap gas untuk mewujudkan mimpi swasembada pangan pada tahun ketiga pemerintahannya. Salah satu fokus perhatiannya adalah membangun dan memperbaiki infrastruktur irigasi, termasuk pembangunan dam dan bendungan. Ketika berkunjung di desa Barangpalie, kecamatan Lanrisang, Pinrang, Presiden Jokowi menyatakan akan membangun 25-30 waduk dalam waktu 5 tahun, 11 waduk di antaranya siap dibangun tahun depan dengan biaya Rp 8,2 triliun.Keinginan Presiden untuk membangun waduk, dam serta perbaikan saluran irigasi untuk meraih swasembada pangan, terutama beras, jagung dan gula. Pengalaman selama ini menunjukkan keterbatasan sarana irigasi dan pengairan menjadi salah satu kendala pengembangan pertanian dan upaya peningkatan produktivitas lahan milik petani. Petani di banyak daerah sering mengeluh kekeringan ketika musim kemarau, namun banyak yang mengeluh kebanjiran ketika musim hujan.Terlepas dari berbagai kendala dalam pembangunan waduk, terutama pembebasan lahan, waduk memang menjadi salah satu solusi dalam penataan manajemen sumberdaya air. Semua tahu, negeri ini kaya dengan air karena musim penghujan selalu menebarkan air dalam jumlah besar. Namun karena penataan manajemen air yang tidak baik, ditambah dengan tata kelola lingkungan yang semakin buruk maka potensi sumberdaya air itu hilang percuma lari ke laut. Dengan adanya bendungan dan saluran irigasi yang baik diharapkan limpahan air akan bisa dikelola optimal baik di musim hujan maupun kemarau.Waduk dan saluran irigasi yang baik juga membuka peluang menambah luas lahan tanam. Kalau selama ini ada upaya untuk mencetak lahan sawah baru, terutama di luar Jawa dan sudah terbukti hal itu tidak mudah diwujudkan, maka pembangunan waduk dan saluran irigasi bisa menjadi solusi penambahan luas areal tanam. Selain itu, pasokan air yang semakin terjaga juga memungkinkan penambahan lahan produktif untuk tanaman pangan. Kalau sebelumnya lahan hanya bisa untuk menanam palawija sepanjang tahun, dengan adanya pasokan air bendungan bisa dipergunakan untuk padi dan palawija. Yang juga penting, pasokan air yang terjaga juga membuat petani dapat meningkatkan indeks pertanamannya sehingga produksi pangan bisa berlipat.Tentu ujung dari semua itu adalah peningkatan kesejahteraan petani. Air melimpah dan terjaga akan membuat petani lebih optimal mengelola usahataninya. Kalau sebelumnya mereka harus sewa pompa di musim kemarau dan kebanjiran di musim hujan, dengan adanya waduk dan saluran irigasi mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya pompa. Selain lebih efisien produktivitas tanamannya juga bisa meningkat. Semoga waduk dan saluran irigasi yang menjadi mimpi Pak Jokowi bisa terwujud. Mimpi itu juga menjadi mimpi petani.(ST)