Loading...

PESONA PANGAN LOKAL PADA HPS KE-36 PROVINSI NTT

PESONA  PANGAN  LOKAL PADA HPS KE-36 PROVINSI NTT
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke-36 dan Pameran Pangan Lokal Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2016, Bidang Ketenagaan Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT dipercayakan sebagai Penanggungjawab Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif Berbasis Pangan Lokal Non Beras dan Non Terigu. Lomba ini bertujuan untuk meningkatan kreasi dalam pemanfaatan pangan lokal daerah masing-masing.Peringatan HPS Tingkat Provinsi NTT dan Pameran Pangan Lokal Tahn 2016 yang dilaksanakan di Maumere Kabupaten Sikka mulai tanggal 19-21 Juli 2016 maka masing-masing penangung jawab kegiatan harus bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan masing-masing. Pembukaan kegiatan ini pada Selasa 19 Juli 2016. Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (Drs. Frans Lebu Raya) yang dihadiri oleh Bupati Sikka (Drs. Yoseph Ansar Rera) dan jajarannya, DPRD Provinsi NTT diwakili oleh Wakil Ketua Komisi II (Leonardus Lelo, S.IP) dan Sekretaris Komisi II (Ir. Oswaldus, MSi).Menindaklanjuti Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal maka perlu dilaksanakan berbagai kegiatan, salah satu lomba yang dilakukan Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif Berbasis Pangan Lokal Non Beras dan Non Terigu. Technical Meeting untuk peserta Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif Berbasis Pangan Lokal Non Beras dan Non Terigu, Senin 18 Juli 2016. Peserta yang terdaftar untuk mengikuti technical meeting lomba ini sebanyak 21 peserta. Peserta berasal dari kalangan Dharma Wanita, kelompok masyarakat, kelompok wanita tani, karang taruna, Bhayangkari, Tim Penggerak Pendidikan Kesejahteraan Keluarga kota dan kabupaten. Panitia dari Bidang Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Henderina S. Laiskodat, SP, MSi; Bonevasius Tober, STP, MM; Etty Keo, S.AP; Agustinus Harudabawur, SPi, dan Elisabeth Bolen, SP).Pelaksanaan Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif Berbasis Pangan Lokal Non Beras dan Non Terigu, Rabu, 20 Juli 2016. Setiap peserta menampilkan menu kreatif. Jajanan puding kelor oleh Bhayangkari Polres Sikka (Juara I). Jajanan Sumsum ubi Flobamora oleh Jaringan Mikro UMKM "Flobamora Bank NTT" (Juara II). Ada juga minuman dari kayu sepang (Caesalpinia sappan L.) yang dibuat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumba Barat (Juara III). Kayu ini sesuai literatur yang diperoleh banyak manfaat. Serutan kayu sepang yang direbus bersama rempah lainnya seperti cengkeh dan kayu manis. Yang menarik perhatian saat lomba ini adanya jajanan bernama kue kering biji asam oleh Bahyangkari Brimob Detaseen B Pelopor Maumere (Juara IV dalam lomba ini). Biji asam biasanya dibuang ketiga diambil daging asam untuk dijual. Biji asam dari buah asam tanaman asam (Tamarindus indica L.). Jajanan kreatif Lapis ubi keladi dari Kabupaten Lembata (Juara V) dan Steak ikan dari kabupaten Nagekeo Juara VI. Dewan Juri dalam lomba ini adalah Asmulyati. S.Saleh, SST, dan Suherman, SST. Pada saatnya lomba diikuti oleh 16 peserta lomba dan hasil Lomba ini ditetapkan 6 (enam) pemenang lomba dengan Surat Keputusan Dewan Juri Nomor: BKPP.188.68/123/VII/2016 tanggal 20 Juli 2016.Setiap tahun lomba jajanan ini dilaksanakan dengan begitu banyak kreativitas yang ditampilkan oleh peserta lomba, sebagai penyelenggaran lomba mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti lomba ini dan harapan di tahun-tahun mendatang lebih meningkatkan kreatifitasnya. Penulis : Henderina S. Laiskodat, Bidang Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi NTT