PRODUKSI BURUNG PUYUH MEMPUNYAI PELUANG YANG CUKUP BAGUS Peluang meningkatnya perkembangan peternakan burung puyuh akan semakin besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasar yang belum terpenuhi. Sehingga peluangnya masih terbuka lebar untuk pemasaran hasil produksi burung puyuh. Berbagai jenis unggas telah dikenal masyarakat sejak lama dan bahkan dibudidayakan secara turun temurun. Tujuan budi daya unggas ada yang mengambil manfaat dagingnya dan ada pula telurnya. Salah satu pilihan unggas yang bernilai ekonomis dan banyak dipelihara masyarakat sebagai hewan ternak adalah Burung Puyuh.Burung puyuh merupajan jenis unggas yang dimasukkan dalam aneka ternak. Burung puyuh sudah sejak lama dikenal masyarakat dan mempunyai potensi yang cukup besar sebagai penghasil telur. Burung puyuh dapat bertelur lebih dari 260 butir dalam satu tahun produksi pertamanya. Kendatipun perkembangan peternakan Burung puyuh belum begitu pesat ditengah-tengah dominasi ayam ras, karena telurnya tidak sebesar telur ayam, namun usaha ternak Burung puyuh telah menjadi sumber penghasilan masyarakat.Dengan potensi yang dimiliki sebagai penghasil telur, Burung puyuh bisa dijadikan sebagai Alternatif Bisnis yang menguntungkan, setidaknya sebagai usaha sambilan sekaligus memberi tambahan pendapatan bagi yang mengusahakannya. Dalam hal ini, Burung puyuh merupakan ternak unggas yang dapat dikembangkan ditanah pekarangan, terutama pekarangan yang tidak terlalu luas. Beberapa keuntungan budidaya/pemeliharaan Burung puyuh adalah: (1) Tidak memerlukan modal permulaan yang sangat besar, karena biaya pemeliharaannya juga tidak terlalu besar; (2) Burung puyuh cepat menghasilkan telur dan daging; (3) Dapat dipelihara oleh anggota keluarga; (4) Tempat untuk kandang yang dibutuhkan tidak terlalu luas; (5) Menghasilkan pangan bergizi dan rasanya enak yaitu telur dan dagingnya.Untuk penjualan hasil produksi burung puyuh mempunyai peluang yang cukup bagus. Sebagai contoh pemasaran, permintaan pasar becek untuk di Bogor, Jakarta, Tangerang, dan Bekasi cukup besar dan belum bisa terpenuhi. Sehingga peluang meningkatnya perkembangan peternakan Burung puyuh akan semakin besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasar yang belum terpenuhi. Hasil budidaya Burung puyuh yang dapat dijual tidak hanya telur semata, tetapi juga daging Burung puyuh tua (afkir) ternyata sangat dibutuhkan oleh pedagang kaki lima, penjual pecel ayam. Dengan adanya potensi makin tingginya minat konsumen terhadap daging Burung puyuh, peluangnya masih terbuka lebar untuk pemasaran daging Burung puyuh.Permasalahan Burung puyuh adalah sedikitnya peternak pembibitan yang dikelola secara industri sehingga DOQ (Day Old Quil) masih sangat sedikit bila dibandingkan dengan permintaan pasar. Namun dengan adanya manajemen pola kemitraan yang baik, adanya peternakan inti dan Plasma kebutuhan bibit Burung puyuh DOQ dan telur diharapkan dapat dipenuhi. Karena bibit unggul sangat menentukan performa produksi Burung puyuh.Untuk budidaya/pemeliharaan Burung puyuh tidak memerlukan kandang yang luas seperti ayam atau jenis unggas lainnya. Kandang bisa didirikan disamping rumah atau pekarangan, karena peternakan Burung puyuh tidak menimbulkan bau. Jadi peternak bisa mendesain kandang lengkap dengan peralatan selain tempat pakan minum seperti lampu, air, serta mesin tetas yang siap digunakan untuk pembibitan maupun untuk produksi telur.Sedangkan untuk budidaya Burung puyuh memiliki 2 (dua) periode yaitu Grower (pertumbuhan) dan Layer (produktif bertelur). Umur periode Grower Burung puyuh sekitar 40 hari, setelah itu Burung puyuh akan produktif bertelur setiap hari sampai afkir selama 1, 5 tahun.Saat ini, pemasaran telur burung puyuh bukan masalah lagi, karena kebutuhan masih lebih banyak dari pada produksi. Bahkan di lapangan, para pengumpul telur burung puyuh (pembeli tingkat I) yang membeli telur burung puyuh langsung dilokasi peternakan Burung puyuh. Peternak biasanya telah memiliki pelanggan dengan para grosir telur burung puyuh, sehingga tidak akan menghadapi masalah dengan penjualan hasil panen Burung puyuh. Bahkan penjualan produksi telur, dalam hal ini peternak Burung puyuh punya posisi tawar yang cukup bagus/kuat dalam menjual hasil produksi (telur Burung puyuh) kepada para pembeli telur Burung puyuh dengan harga yang paling baik. Dalam hal ini, peternak Burung puyuh selalu diuntungkan. (Inang Sariati) Sumber : 1. Media Budidaya Ternak Non Ruminansia, Direktorat Budidaya Ternak Non Ruminansia-Direktorat Jenderal Peternakan 2009.2. https://www.google.co.id/search?q=PRODUKSI+BURUNG+PUYUH&newwindow