Loading...

PRODUKSI JERUK BUKIT

PRODUKSI JERUK BUKIT
Jeruk Bukit yang tumbuh dikawasan bukit terutama dikawasan yang agak tinggi di bukit Pecatu, masih bertahan beberapa hektar ditempat yang solum tanahnya lebih tebal. Di Subak Abian Bangket Kangin Banjar Dinas Buana Sari Pecatu Jeruk ini berproduksi antara 15 s/d 40 Kg / Pohon di Lahan Bpk I Nyoman Sekerna, Ketika diubin tanggal 15 Juli 2019. Jenis jeruk ini adalah dikenal sebagai semaga bali dimana kekhasannya terhadap rasa memberikan kesan khusus yang manis dan menyengat serta masam yang juga menjolok. Jeruk ini nilai jualnya mencapai 3 kali lipat dari harga jeruk lain dipasar, karena jeruk ini adalah jeruk lokal dengan produksi sedikit. Harga pasaran dipohon antara Rp. 15.000 - Rp. 20.000 Kelangkaan jeruk ini disebabkan oleh kondisi lahan kering yang mana hanya dilahan yang solumnya tebal baru bisa bertahan namun juga tidak terlalu panjang umurnya, karena jeruk ini setelah ditanam hanya mampu bertahan 2 sampai 3 kali panen. selanjutnya akan terserang penyakit diplodia dan cpvd sehingga batang kering dan mati. Budidaya yang dilakukan adalah dengan pupuk kandang dan pupuk organik alami dari urin sapi, pengendalian menggunakan antraktan dan insektisida pengendali hama Kepik menggunakan Matador. Jika di lahan ini bisa diupayakan penyediaan air untuk menyirami tanaman maka buah akan bisa lebih besar dan berair, sehingga buah menjadi mengkilap/bening dan segar. I Nengah Sujana (Penyuluh Pertanian Madya)