PROPOSAL PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK DAN KONSENTRASINYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABE MERAH (Capsicum Annuum
Kebijakan Pemerintah untuk menanggulangi fluktuasi harga cabai rawit, yang disebabkan oleh tingginya harga cabai yang terjadi dimusim hujan, sehingga terjadi gejolak pasar dimana harga cabai mencapai level tertinggi yaitu Rp. 150.000 per Kg. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Badung melalui Instansi terkait dalam hal ini adalah Dinas Pertanian dan Pangan, memprogramkan pengembangan tanaman penyumbang inflansi diantaranya adalah cabai dan bawang serta mewajibkan Penyuluhnya untuk menyikapi permasalahan ini Kebijakan lainnya dilanjutkan dengan pengembangan TABULAPOT (Tanaman Buah/Bunga/Bumbu dalam Pot) dimana Kecamatan Kuta selatan adalah daerah Pariwisata yang merupakan kawasan Pertanian Lahan Kering sehingga hal ini sangat sesuai untuk pengembangan budidaya yang dilakukan pada lahan pemukiman. Akibat dari majunya perkembangan pariwisata menyebabkan Pertanian di kawasan ini menjadi kesulitan memperoleh tenaga kerja sehingga budidaya cabai rawit di lahan pertanian kurang diminati oleh petani, karena mereka lebih tertarik untuk mengais rejeki di sektor pariwisata. Sehubungan dengan hal ini maka kami di BPP Mumbul merencanakan untuk mengembangkan cabai rawit dan tanaman lainya melalui metoda tabulapot yang nantinya akan disampaikan kepada Ibu – ibu KWT di Kecamatan Kuta selatan. Kami berasumsi Cabai yang ditanam dalam pot di rumah tangga petani selain sebagai tanaman hias yang menampilkan keindahan juga berperan untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap Dunia Pertanian selanjutnya juga dapat menopang kebutuhan cabai sehingga dapat mengatasi mahalnya harga cabai dimusim penghujan. Sesuai pengamatan dilapangan Tanaman cabai yang tumbuh liar dalam jumlah sedikit dapat tumbuh dan berkembang lebih baik dari pada tanaman yang dibudidayakan di hamparan yang luas.Adanya BPP Kuta Selatan yang di gunakan sebagai Demplot / Percontohan bagi pengembangan Pertanian di Kuta Selatan serta didukung oleh dana MOP PPL maka penelitian ini baru dapat dilaksanakan. Dengan latar belakang tersebut diatas maka penelitian ini mengambil judul Pengaruh Jenis Pupuk Organik dan Konsentrasinya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L) dalam Pot sehingga nantinya dapat bermanfaat untuk digunakan sebagai acuan dalam mencari produk pupuk daun dan Media tanaman yang akan dipergunakan untuk mengembangkan Cabai. Disamping itu Kuta Selatan merupakan daerah yang spesifik dimana segala produk yang dikembangkan bahkan juga berbagai tanaman lain seperti palawija dan tanaman hortikultura lainya memiliki keunggulan dalam kualitasnya dibandingkan dengan tanaman yang di usahakan didaerah lainnya, walaupun untuk memproduksi memerlukan curahan yang lebih besar karena kekurangan air dan perkembangan hama lebih cepat karena suhu tinggi yang disebabkan oleh ketinggian tempat yang rendah. I Nengah Sujana, SP (Penyuluh Pertanian Madya)