Loading...

PUPUK KCl DARI SABUT KELAPA

PUPUK KCl DARI  SABUT KELAPA
Tanaman kelapa adalah tanaman multifungsi, tanaman ini mempunyai banyak manfaat, salah satu contohnya adalah sabut kelapa yang kita anggap sebagai sampah yang biasanya hanya digunakan sebagai bahan bakar saja. Tanpa kita sadari ternyata sabut kelapa memiliki sejuta manfaat, seperti misalnya sebagai bahan baku pembuatan keset, tali tambang, sapu, karpet, sandal dan pupuk organik cair. Dalam dunia pertanian dikenal istilah pupuk organik cari atau istilah kerennya POC. Ternyata sabut kelapa dapat digunakan sebagai bahan baku POC dan memiliki kandungan zat hara yang sangat tinggi. Sabut kelapa selama ini biasanya dipergunakan sebagai bahan bakar/untuk memasak kebutuhan dapur. Sabut kelapa mengandung bahan-bahan yang bisa dimanfaatkan tumbuhan untuk memperkuat sistem perakaran. Berikut cara pembuatan pupuk KCl dari sabut kelapa;Alat dan bahan yang dibutuhkan:- Sabut kelapa 25 kg- Ember/drum dengan tutupnya- Air 40 liter- Ragi tape- Gula pasir- Bakteri EM – 4 Cara membuat:1. Masukkan sabut kelapa ke dalam ember, kemudian taburkan ragi tape, 2. Gula pasir dan bakteri EM - 4 ke dalam ember yang berisi sabut kelapa yang telah dimasukkan3. Isi ember yang telah diisi sabut kelapa dengan air hingga sabut kelapa terendam4. Tutup ember yang telah diisi sabut kelapa dan air dan diamkan selama 2 minggu atau hingga air berubah menjadi kecokelatan. Aplikasi 1. Pupuk cair diberikan dua kali dalam satu musim tanam2. Pertama sebagai pupuk dasar sebelum lahan ditanami atau pada fase pengolahan tanah3. Kedua pupuk diberikan setelah padi memasuki masa primordia (awal tumbuh), dengan cara pupuk tanpa tambahan air disemprotkan pada batang padi. Warna hitam pada air rendaman sabut kelapa disebabkan oleh larutnya kandungan KCL ke dalam air. Air larutan rendaman sabut kelapa tersebut telah siap digunakan dan jika air telah habis dipakai, dapat ditambah lagi berulang-ulang sampai air rendaman tersebut menjadi jernih. Manfaat larutan sabut kelapa yang telah menjadi Pupuk Organik Cair sangat banyak, di antaranya adalah untuk :1. Memperkuat batang dan akar tanaman2. Menambah bobot atau isi buah dan biji tanaman3. Mencerahkan warna buah atau biji tanaman4. Menambah aroma harum pada buah5. Buah menjadi lebih manis Kelebihan Pupuk Organik Cair:1. Cara membuatnya mudah2. Harga alat dan bahannya murah.3. Tidak memiliki efek samping. Kekurangan Pupuk Organik Cair :1. Pembuatan Pupuk Organik Cair: dibutuhkan kesabaran dan ketekunan yang tinggi.2. Hasil pembuatannya tidak banyak Cara menggunakan pupuk cair :Disiram ke tanaman dengan perbandingan antara pupuk cair dengan air bersih 3:1.Demikian cara pembuatan pupuk KCL dari sabut kelapa. Semoga bermanfaat Azmin Amin, SP Penyuluh Pertanian DKP-TPH Prov. Sulsel