Loading...

Ragam jenis kandang ayam buras

Ragam jenis kandang ayam buras
Pemeliharaan ayam buras secara turun temurun sudah cukup lama dilakukan oleh masyarakat di perdesaan, Umumnya pola budidaya ayam buras dilakukan secara sederhana tradisional yang cenderung tanpa menggunakan kandang. Kondisi yang demikian menjadi penyebab masih rendahnya hasil produksi ayam buras. dianjurkan beralih pada system semi intensif dan intensif diperlukan adanya kandang ayam buras pada pengelolaan ayam buras yang ditekuni oleh petani ternak ayam buras di perdesaan.Banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh petani ayam buras bila mau dan mampu mengkandangkan ayam buras sebagaimana diajurkan dalam pola budidaya system semi intensif dan intensif. Keuntungan yang akan didapatkan bila ayam dikandangkan 1). Ayam buras akan terlindung dari gangguan serangan binatang, gangguan hujan, panas dan angin 2) Tempat istirahat bagi ayam buras, 3) Mudah dalam melakukan pengawasan kesehatan dan hasil produksi ayam buras, Jenis jenis kandang ayam buras yang dianjurkanPola budidaya ayam buras yang beralih pada system semi intensif dan intensif dianjurkan menggunakan teknologi kandang yang terdiri dari 1) kandang starter, 2) kandang pembesaran dan kandang bertelur. 1. Kandang starterMerupakan kandang indukan yaitu kandang yang digunakan untuk memelihara anak ayam buras yang baru menetas. Biasa dikenal dengan nama kuri atau kutuk sehari. Kandang starter terdiri dari dua jenis yaitu kandang starter untuk anak ayam tanpa induk dan kandang starter dengan induk ayam yang biasa dikenal dengan nama kandang semi alam. Anjuran teknologi kandang starter untuk anak ayam buras umur 1- 8 minggu untuk 100 ekor anak ayam membutuhkan kandang starter seluas dua meter persegi. Kandang starter tanpa induk ayam harus dilengkapi dengan lampu pijar.atau pemanas sebagai pengatur suhu pengganti induk ayam buras.Kandang indukan atau kandang starter harus dalam keadaan bersih dengan luas kandang disesuaikan dengan jumlah ayam buras yang dibudidayakan. Anjuran teknologi kandang starter untuk anak ayam buras umur 1- 8 minggu untuk 100 ekor anak ayam membutuhkan kandang starter seluas dua meter persegi.Selanjutnya setiap minggunya luas kandang starter diperluas sesuai dengan perkembangan pertumbuhan anak ayam buras. Ayam buras 100 ekor untuk umur 8 minggu membutuhkan luas kandang 7 – 8 meter persegi. Kepadatan luas kandang harus diperhatikan betul agar pertumbuhan anak ayam tidak terganggu. Pada kandang starter harusdilengkapi juga dengan peralatan kandang yang terdiri dari tempat pakan dan minum anak ayam. 2. Kandang pembesaranKandang yang diperuntukkan anak ayam lepas starter yaitu anak ayam umur 9 minggu sampai ayam buras umur 4 bulan jika tujuan usaha untuk ayam potong, atau juga dapat digunakan untuk mengandangkan ayam buras calon induk calon pejantan dan ayam buras calon petelur kurang lebih umur ayam buras mencapai 16 – 20 minggu. Jenis kandang pembersaran ayam buras beragam jenis yaitu kandang litter atau kandang postal, kandang panggung berlantai jarang dan kandang berpagar yang juga dikenal dengan nama kandang semi ranch. Masing masing jenis kandang pembesaran ayam buras mempunyai area luas kepadatan kandang yang berbeda. Teknologi yang dianjurkan pada kandang litter pada ayam buras umur 9 minggu untuk luasan area satu meter persegi dapat dibudidayakan 15 – 25 ekor ayam buras dan untuk ayam buras umur 18 minggu dengan luasan area satu meter persegi diisi 8 – 12 ekor ayam. Teknologi anjuran pada kandang panggung tidak berbeda dengan prinsip pada budidaya kandang litter terkait dengan jumlah kepadatan kandang.Kandang berpagar terdiri dari kandang utama yang.dilengkapi dengan tempat bertengger sebagai tempat berlindung dan beristirahat bagi ayam buras. Kandang kedua berupa kandang umbaran berupa kandang bermain bagi ayam buras 3. Kandang bertelurKandang yang diperuntukkan khusus untuk ayam buras penghasil telur kurang lebih 2-4 minggu sebelum bertelur. Kepadatan kandang bertelur teknologi yang dianjurkan setiap satu meter persegi diperuntukkan untuk 4-8 ekor ayam buras.Sebaiknya pada kandang bertelur juga dilengkapi dengan sarang bertelur dapat berbentuk kotak atau kerucut. Kandang bertelur dapat berupa kandang baterai jika tujuan usaha sebagai penghasil telur konsumsi namun bila tujuan usaha sebagai penghasil telur tetas dianjurkan model kandang yang digunakan adalah kandang litter dan ayam buras yang dibudidayakan harus mengacu pada perbandingan sex ratio 1 : 5 yaitu satu ekor ayam buras pejantan melayani 5 ekor ayam buras betina. Nani Priwanti Soeharto - Penyuluh Pertanian PPMKP CiawiSumber ; Subangkit Mulyono, Memelihara Ayam buras Berorientasi Agribisnis, Penebar Swadaya, 1996