Rakor TNI dan Dinas Pertanian Ponorogodi Makodim Admin-Ponorogo - TNI mempunyai semangat kuat untuk memberi kontribusinya dalam pembangunan nasional. Jangan ragu gunakan prajurit di daerah tertama Babinsa untuk mendampingan membangun daerahnya masing-masing, karena prajurit bukan milik Panglima, tapi milik bapak ibu sekalian di daerah, prajurit TNI di daerah tidak hanya milik TNI semata. Pemerintah daerah juga bisa leluasa melibatkan dan menugaskan prajurit TNI ( Babinsa- Desa ) untuk ikut membangun daerah pertanian di wilayah masing-masing. Demikian dikatakan Komandan Kodim ( Dandim ) Letkol Inf. Udiono ,Dandim 0802 Kab Ponorogo. Dalam Rapat Koordinasi bersama DINAS PERTANIAN DAN TNI-AD tgl 22 Januari 2015 di Makodim depan terminal bis lamaPembinaan teritorial merupakan strategi dalam membangun karakter bangsa dalam menghadapi arus globalisasi. Dan tahun 2015 dalam era MEA ( masyarakat Ekonomi Asean ) Sisi lain dalam penanganan perbatasan dengan Kab Madiun, Ngawi. Pembinaan Teritorial (Binter) dapat menjadi strategi dalam menangani permasalahan-permasalahan di daerah perbatasan. Strategi tersebut diarahkan pada aspek pembangunan ekonomi pertanian , menjaga dan memelihara kehidupan sosial budaya, pertahanan dan keamanan serta pada aspek politik."Pada konteks kesejahteraan, kebersamaan melalui Program TNI-AD Mendukung Ketahanan Pangan (TMKP), kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan rakyat adalah upaya bersama dalam percepatan pembangunan KEGIATAN PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN JARINGAN IRIGASI di daerah, baik fisik maupun non-fisik termasuk semangat bela negara dan nasionalisme", kata Letkol Inf. Udiono ,Dandim 0802 Kab PonorogoSelain itu, TMKP juga telah melaksanakan percepatan pembangunan di daerah-daerah yang tergolong daerah irigasi yang rusak yang nanti akan di laksanakan di Desa Pomahan, Kec Pulung dengan peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi oleh Bupati Ponorogo , H. AMIN SH.M.Si dan dilanjutkan ke daerah lain"Bukan bermaksud menghitung bhakti yang telah TNI lakukan untuk mendapatkan rewards, tetapi hal ini dimaksudkan sebagai evaluasi pada sisi kemanfaatan, bahwa bila dikalkulasi secara kuantitatif kegiatan TMKP sampai dengan tahun 2015 telah melakukan saluran irigasi 6.000 Ha di 96 desa, dengan hasil yang cukup bisa membantu mencapai sasaran membangun kesejahteraan dan keamanan rakyat" jelas Mahendro Aksi ( Kasi di Diperta)Komandan Kodim Letkol Inf. Udiono, berharap dalam memberikan materi teknis Peyuluhan Pertanian dengan bahasa yang merakyat, mudah sehingga para prajurit bisa membantu mendampingan pata Penyuluh Pertanian di Lapangan, menjadi titik berangkat kebersamaan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang didalamnya membangun keamanan dan keselamatan rakyat. TNI memiliki kemampuan dan jaring komando di seluruh pelosok tanah air, yang dapat disinergikan dalam membantu mencerdaskan rakyat, membangun infrastruktur desa, juga bisa menggiatkan ekonomi dan kesehatan masyarakat pedesaan."Program dan kegiatan TNI manunggal membangun jembatan, TNI mengajar, TNI bertani, TNI KB Kes, TNI menanam padi dan TNI menanam jagung bersama rakyat, kesemuanya telah dilakukan" imbuh Komandan Kodim 0802. Hadir dalam acara tersebut para Kepala Dinas Pertanian,Ir. H.Harmanto, MMA, Kepala Bapeluh Ir. H. MULYO WIDODO, MMA, Kepala BPP, Kepala UPTD. Para Komandan Koramil dan Babinsa, dan perwakilan PT. Petro Kimia Kayaku. ? joe's / admin_ponorogo