Loading...

Rapat Koordinasi BP4K

Rapat Koordinasi BP4K
Kementrian Pertanian (Kementan) menargetkan peningkatan produksi padi sebesar 5%-10% di setiap provinsi, diharapkan, upaya tersebut bisa mengejar target produksi sebesar 73,4 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2015.Untuk menggenjot produksi, Kementan akan menggelontorkan dana Rp 1,3 triliun dari dana kontingensi yang dialokasikan untuk benih, alat mesin pertanian, dan pupuk.Senin 8 Desember 2014 Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bapak Ir. Iskandar Muda dengan didampingkan bidang Sarana dan prasarana Bapak Maryanto, bertemu dalam rapat koordinasi dengan Bapak Ir. Suheryanto.LN selaku kepala BP4K Kab Pringsewu beserta Kepala BP3K se kabupaten Pringsewu guna membahas kegiatan kontingensi di kabupaten Pringsewu.Pertemuan yang bertempat di aula BP4K tersebut disampaikan bahwa perlu adanya kerja sama antara KUPT sebagai pelaksana teknis dengan Penyuluh Pertanian yang akan mengawal dan mendampingi kelompok tani peserta kegiatan yang rencananya akan diberikan bantuan Benih, pupuk, Hand Tractor,serta sumur pompa bagi kelompok tani yang berlokasi dekat sumber air / sungai. Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa kegiatan tersebut diperuntukkan bagi kelompok tani yang belum melaksanakan tanam pada musim rendeng 2014/2015, dan diberikan waktu untuk verifikasi Calon Petani dan calon Lokasi (CPCL) sampai tanggal 12 Desember 2014.